IMCNews.ID, Jambi - Bandara membutuhkan depo pengisian bahan bakar pesawat Aviation Turbine Fuel (Avtur) untuk memenuhi kebutuhan layanan penerbangan.
"Kelemahan Bandara Bungo saat ini ketiadaan Avtur. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membangun depot pengisian di sana," kata Penjabat (Pj) Sekda Bungo, Donny Iskandar, Senin (25/8:2025) kemarin.
Apalagi menurut Donny, saat ini Kabupaten Muaro Bungo tengah dirancang sebagai kawasan logistik dari sisi kebencanaan wilayah Jambi bagian barat.
Ia menyampaikan, dari 500 hektare lahan yang tersedia di kawasan bandara, 200 hektare dicadangkan untuk kebutuhan pergudangan. Termasuk pendirian bangunan depo bahan bakar bakar pesawat.
Rencana pendirian depo bahan bakar avtur itu menurutnya telah diusulkan melalui Gubernur Jambi. Pemkab Bungo berharap usulan tersebut bisa segera direalisasikan oleh pihak Pertamina.
Donny meyakini, pendirian depo pengisian avtur akan meningkatkan intensitas penerbangan reguler. Saat ini, Bandara Bungo baru melayani tiga kali penerbangan dalam seminggu (Jakarta-Bungo dan sebaliknya).
“Kalau itu terbangun (depo bahan bakar), Bungo menjadi kabupaten kedua di provinsi Jambi yang memiliki ketersediaan Avtur. Tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi Jambi secara utuh," katanya. (*)
Berulang Kali Ingkar Janji, Oknum Kadus Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Emas
Gubernur Al Haris Lepas Tim DBL Jambi, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional
Sekda Provinsi Sudirman Ditetapkan Sebagai Komisaris Utama Bank Jambi Dalam RUPS-LB
Polda Jambi Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Anggota Dalam Kasus Rudapaksa
Pemkab Muaro Jambi Didesak Bangun Sekolah Layak di Desa Tanjung Lebar