IMCNews.ID, Jambi – Bawaslu Provinsi Jambi mengungkap hasil uji petik terhadap data pemilih dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2025 yang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi.
Uji petik ini dilakukan untuk menguji akurasi dan validitas data pemilih, terutama pada pemilih kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan pemilih baru.
Hasilnya, ditemukan bahwa mayoritas data pemilih tak sepenuhnya akurat dan valid, khususnya pada kategori pemilih baru.
Menurut Indra Tritusian, anggota Bawaslu Provinsi Jambi, uji petik dilakukan terhadap pemilih baru yang berusia genap 17 tahun menghasilkan temuan signifikan.
Dari total 16 sampel yang diambil, hanya 3 pemilih yang datanya sesuai. Sementara 13 lainnya tidak sesuai atau tidak dapat dibuktikan keabsahannya.
"Temuan ini menunjukkan bahwa masih terdapat potensi kelemahan dalam proses verifikasi data pemilih baru yang harus segera ditindaklanjuti oleh KPU," kata Indra, Kamis (10/7/2025).
Selain itu, pada kategori pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), seperti meninggal dunia, pindah domisili, pemilih ganda, atau anggota TNI/Polri, Bawaslu mengambil 145 sampel.
Hasilnya, 97 data dinyatakan sesuai, sedangkan 48 data tidak sesuai. Bawaslu menekankan bahwa ketidaksesuaian ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas verifikasi oleh jajaran KPU.
Terutamanya, kata dia, dalam menindaklanjuti laporan dan sinkronisasi dengan instansi terkait seperti Dukcapil dan instansi pertahanan.
Atas temuan tersebut, Bawaslu telah memberikan saran perbaikan kepada jajaran KPU Provinsi Jambi dan meminta agar seluruh ketidaksesuaian tersebut ditindaklanjuti dalam proses PDPB Triwulan III Tahun 2025.
"Bawaslu merekomendasikan agar dilakukan verifikasi dan validasi faktual secara menyeluruh, terutama pada data pemilih baru dan kategori TMS. Ini penting untuk menjaga integritas daftar pemilih ke depan," ujarnya.
Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Jambi mencatat adanya penambahan sebanyak 4.116 pemilih dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada sebelumnya.
Menurut Indra, kegiatan ini diawasi secara berjenjang oleh Bawaslu Provinsi Jambi bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota, untuk memastikan akurasi dan kesesuaian prosedur pemutakhiran data.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kabupaten Merangin mengalami penambahan pemilih terbanyak sebanyak 1.767 orang, disusul oleh Muaro Jambi dengan 907 orang, dan Sarolangun dengan 696 orang.
Seluruh daerah di Provinsi Jambi mengalami peningkatan jumlah pemilih, meskipun dalam skala yang bervariasi. (*)
Berikut data perbandingan jumlah pemilih berdasarkan DPT Pilkada dan hasil PDPB Semester I 2025 di 11 Kabupaten/Kota:
Kota Jambi
DPT Pilkada: 457.351
PDPB Semester I: 457.364 (+13)
Muaro Jambi
DPT Pilkada: 317.746
PDPB Semester I: 318.653 (+907)
Batang Hari
DPT Pilkada: 218.007
PDPB Semester I: 218.018 (+11)
Tanjab Timur
DPT Pilkada: 174.860
PDPB Semester I: 174.904 (+44)
Tanjab Barat
DPT Pilkada: 236.997
PDPB Semester I: 237.049 (+52)
Tebo
DPT Pilkada: 263.667
PDPB Semester I: 263.846 (+179)
Bungo
DPT Pilkada: 261.738
PDPB Semester I: 261.918 (+180)
Sarolangun
DPT Pilkada: 214.042
PDPB Semester I: 214.738 (+696)
Merangin
DPT Pilkada: 279.863
PDPB Semester I: 281.630 (+1.767)
Kerinci
DPT Pilkada: 198.343
PDPB Semester I: 198.403 (+60)
Sungai Penuh
DPT Pilkada: 72.734
PDPB Semester I: 72.941 (+207)
Total
DPT Pilkada: 2.695.348
PDPB Semester I: 2.699.464 (+4.116)
Pemprov Jambi Kembali Buka Program Beasiswa S1 Untuk 500 Peserta, Ini Jadwalnya
Kejati Jambi Sembelih 14 Ekor Sapi dan Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat
Kejari Terima Pelimpahan Kasus Rudapaksa Oknum Anggota Polda Jambi
Gubernur Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 930 Kilogram di Jambi
Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Ivan Wirata Soroti Ketahanan Pangan Jambi