IMCNews.ID, Jambi - Di awal 2025, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi ditemukan sebanyak 140 kasus. Di mana, tiga di antara korban dilaporkan meninggal dunia.
Makanya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi meminta masyarakat agar mewaspadai peningkatan penyakit DBD. Terlebih saat ini sedang berada di musim hujan.
"Sesuai musim hujan sekarang ini, banyak ditemukan penyakit DBD,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Jambi Rini Kartika.
Menurut dia, angka kasus DBD dalam dua bulan yakni Januari dan Februari itu tergolong tinggi. Namun diduga kuat kasusnya lebih banyak lagi yang belum terdata.
"Untuk antisipasi kedepannya, kami mengajak masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),"ajaknya.
Hal penting untuk dilakukan, terutama mencegah adanya genangan air yang berpotensi untuk tempat berkembang biak jentik nyamuk.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana, menyebutkan ban bekas menjadi salah satu tempat berkembang biaknya jentik nyamuk.
"Nanti saya akan membuat instruksi kepada lurah supaya tidak ada lagi ditemukannya genangan air. Ban bekas jika tidak digunakan bisa dikubur atau diletakkan di tempat yang tidak ada air," katanya. (*)
Kunker ke Diskominfo DKI, Komisi I DPRD Jambi Pelajari Strategi Tangani Disinformasi dan Hoaks
Komisi I DPRD Pelajari Cara Negara Hadir dalam Keterbukaan Informasi
Kebakaran Hebat di Muara Sabak Hilir Hanguskan Dua Bangunan, Satu Orang Terluka Bakar
Produksi Sampah Warga Kota Jambi Capai Hingga 400 Ton Tiap Hari
Mengejutkan, Empat Balita di Kota Jambi Terinfeksi HIV, Kasusnya Terus Bertambah