IMCNews.ID, Tebo - Jalan alternatif di Padang alami, tepatnya di Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo amblas. Akibatnya kemacetan terjadi di ruas jalan itu.
"Tanah di dekat jembatan sungai Mungo siang tadi sekitar jam 11.00 WIB turun, sekarang lalu lintas kendaraan roda empat terhenti tidak bisa lewat," kata Camat VII Koto Samsir, Rabu (5/3/2025) kemarin.
Amblasnya jalan tersebut menurut dia disebabkan meningkatnya mobilitas kendaraan yang lalu lalang.
Apalagi jalan itu menjadi alternatif jalan lintas tengah sumatera yang putus di Jujuhan, Bungo beberapa waktu lalu.
Lokasi tanah yang turun berada di dekat jembatan Sungai Mungo. Tanah yang amblas lebarnya mencapai empat meter dengan kedalaman dua meter.
Semua kendaraan roda empat tidak bisa lewat, akibatnya kemacetan panjang mengular di sepanjang jalan alternatif itu.
Samsir menambahkan, pihaknya bersama semua pihak (TNI Polri dan masyarakat) saat ini melakukan gotong royong mengumpulkan batang kelapa, untuk membuat jembatan darurat di atas lokasi tanah amblas.
Pihak kepolisian (Satlantas) Polres Tebo dan Dinas Perhubungan Tebo telah berusaha mengurangi lalu lintas di jalan itu, semua kendaraan roda empat termasuk bus di sarankan untuk putar arah mengantisipasi kemungkinan terburuk. (*)
Gubernur Al Haris: Pengusaha dan Pekerja, Satu Kesatuan yang Tak Bisa Dipisahkan
Serahkan SK Pengurus Baru, CE Targetkan Golkar Tanjabbar Tambah Perolehan Kursi Legislatif
Pengurus DPW dan DPD PAN se Provinsi Jambi Dilantik, Al Haris Nyatakan Komitmen Jalankan Amanah
Jamaah Dilindungi Asuransi Jika Sakit Akibat Panas Ekstrem Saat Puncak Haji
Geram Jaringan Telkom Hambat Perbaikan Jalan, Ivan Wirata Beri Tenggat Tiga Hari
Lelang Sejumlah Jabatan Eselon II Pemkab Tanjabbar Segera Dibuka