IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 1.917 personel disiagakan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi untuk pengamanan Idul Fitri pada Operasi Kepolisian Terpusat (Operasi Ketupat) 2024.
Wakapolda Jambi Brigjen Pol Edi Mardianto saat apel gelar pasukan pengamanan idul fitri, Rabu (3/4/2024) kemarib mengatakan, 1.917 personel Polri itu terdiri dari 150 personel Polda Jambi dan 1.767 Polres jajaran.
"Untuk di Jambi persiapkan personel sebanyak 1.917 di beberapa titik, terutama di daerah rawan kemacetan," katanya.
Jumlah personel pengamanan dari Polresta Jambi sebanyak 586, Polres Batanghari sebanyak 135 personel, Polres Muaro Jambi sebanyak 130 orang, Polres Tanjab Barat 118 orang.
Selanjutnya dari Polres Tanjab Timur sebanyak 96 personel, Polres Bungo sebanyak 75 personel, Polres Tebo sebanyak 138 personel, Polres Sarolangun sebanyak 194 personel.
Dari Polres Merangin sebanyak 145 personel dan Polres Kerinci sebanyak 150 personel.
Edi menjelaskan bahwa Polda Jambi memastikan keamanan bagi setiap masyarakat yang melintas salah satunya menghentikan lalu lintas angkutan batu bara selama libur lebaran.
Selain itu, Polda Jambi juga menjamin kelancaran lalu lintas para pemudik yang melintasi jalur antar Sumatra antara lain Sarolangun, Bungo, Merangin sampai ke arah Sumatera Barat maupun jalur menuju Riau.
Terkait dampak bencana alam yang terjadi, Edi mengatakan akan terus memantau wilayah-wilayah rawan bencana.
"Rawan bencana seperti banjir, atau tanah longsor namun belum ada wilayah yang jadi kendala sampai saat ini," katanya.
Selain personel Polri, pengamanan arus mudik di Jambi juga melibatkan instansi terkait sebanyak 1.535 personel meliputi personel TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes dan lainnya.
Selama Operasi Ketupat 2024 ini, Polda Jambi menyediakan 48 pos pelayanan dan pos pengamanan dan satu pos terpadu. (*)
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN
Di Merangin, Presiden Jokowi Tinjau Gudang Bulog dan Serahkan Bantuan Beras