IMCNews.ID, Batanghari - Dua tersangka kasus terbakarnya sumur minyak ilegal di hutan lindung Tahura di kawasan Senami Kabupaten Batanghari ditangkap polisi.
Mereka adalah S dan E. Sementara satu lainnya yakni D meninggal dunia saat kejadian ledakan.
"Tersangka sudah kita dapatkan dari kebakaran sumur minyak illegal di daerah tersebut. Tersangka yang kita amankan untuk saat ini berjumlah dua orang," kata Kapolres Batanghari, AKBP Bambang Purwanto.
Selain itu pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit ring untuk melakukan pengeboran minyak.
Mereka akan dijerat dengan Pasal 52 UU Nomor 22 tahun 2021 dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda paling tinggi sebanyak Rp60 miliar.
Sebagaimana diketahui, ledakan sumur minyak ilegal yang menyebabkan kebakaran hebat itu diduga diakibatkan aktifitas sumur minyak ilegal di dalam wilayah Taman Hutan Raya Sultan Thaha pada Jumat malam pukul 18.45 WIB. (*)
Proyeksi Pendapatan dan Target Jaminan Kesehatan dalam Perubahan RPJMD Disorot
Gubernur Al Haris Perkuat Sinergi Daerah Lewat Penandatanganan Komitmen PI Wilayah Kerja Jabung
Judol Diduga Dikendalikan Dari Perumahan TNI Terbongkar, 11 Orang Diamankan
Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Dikerahkan ke Lapangan
13 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Diganti, Ini Daftar Namanya
Polisi Amankan Dua Tersangka Terkait Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Batanghari