Lima Daerah Tetapkan Status Darurat Bencana, Ini Data Lengkap Dampak Banjir dan Longsor di Jambi

Kamis, 18 Januari 2024 - 12:33:22 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Sekda Provinsi Jambi, Sudirman menyebut jika lima Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor.

"Laporan resmi yang kami terima itu Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, kabupaten Tebo, Batanghari dan Merangin," katanya, Selasa (16/1/2024) kemarin.

Kata dia, bagi daerah yang telah menetapkan status tanggap darurat, Pemprov Jambi bisa melakukan intervensi dan memberikan bantuan dari pemerintah pusat.

Pemerintah provinsi juga akan turun tangan dalam memberikan bantuan berupa selimut, tenda, makanan, minuman serta segala macam keperluan yang diperlukan termasuk dengan biaya operasional sebesar Rp250 juta per kabupaten/kota.

Di sisi lain, BPBD Provinsi Jambi mengeluarkan data bencana banjir di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, yakni untuk Kabupaten Kerinci ada 14 kecamatan yang terdampak banjir dan sembilan kecamatan yang kena dampak longsor.

Rinciannya, 4.485 rumah rusak, 6.668 kepala keluarga atau 19.634 jiwa terdampak bencana banjir dan longsor dengan 49 fasilitas pendidikan rusak, 657,3 ha lahan pertanian rusak, lima fasilitas kesehatan rusak dan 19 unit jembatan di delapan lokasi rusak.

Sedangkan di Kota Sungai Penuh ada tujuh kecamatan yang kena banjir. Akibatnya, sebanyak  6.015 rumah rusak, 7.520 KK atau 23.239 jiwa terdampak banjir dan longsor. Kemudian 91 unit fasilitas pendidikan rusak, 1.139 ha lahan pertanian rusak, 21 unit rumah ibadah rusak, dua unit fasilitas kesehatan rusak.

Lalu di Kabupaten Bungo ada 16 kecamatan yang kena banjir dan satu kecamatan longsor dengan rincian 21.523 KK atau 83.666 jiwa mengungsi. Kemudian ada 19 unit fasilitas pendidikan rusak, 564,4 ha lahan pertanian rusak dan satu jembatan gantung rusak.

Selanjutnya di Kabupaten Tebo terdapat sembilan kecamatan terdampak banjir yang terdiri atas 13,870 KK atau 44.692 jiwa yang terdampak banjir. Lalu 61 unit fasilitas pendidikan rusak, 210 ha lahan pertanian rusak dan 30 unit fasilitas kesehatan rusak.

Kemudian di Kabupaten Batanghari dilaporkan ada delapan kecamatan kena banjir yang terdiri atas 14.081 KK atau 32.874 jiwa yang terdampak banjir. Sementara di Kabupaten Muarojambi ada enam kecamatan yang terdampak banjir. Lalu, Sarolangun ada lima kecamatan terdampak banjir dengan lima unit jembatan rusak dan jalan ada tiga lokasi yang juga rusak.

Selanjutnya di Kabupaten Merangin dilaporkan ada 10 kecamatan yang kena banjir dan Kota Jambi ada delapan kecamatan yang banjir dengan rincian 83 unit rumah rusak dan 90 KK atau 341 jiwa yang terdampak banjir. (*)



BERITA BERIKUTNYA