IMCNews.ID - Tercatat, lebih dari 22.000 warga Palestina di Gaza tewas setelah konflik antara Israel dan Hamas pecah pada 7 Oktober 2023 lalu. Angka itu diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan di Gaza pada Selasa (2/1/2024).
Dalam sebuah pernyataan pers, Kementerian tersebut menyampaikan bahwa militer Israel telah membunuh 207 warga Palestina dan melukai 338 lainnya di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir.
Jumlah korban baru ini menambah angka kematian warga Palestina menjadi 22.185 orang dan korban luka menjadi 57.035 orang sejak 7 Oktober, sebut pernyataan itu.
Sementara itu, sejumlah sumber keamanan Palestina mengatakan kepada Xinhua bahwa serangan Israel dari udara, darat, dan laut terus berlanjut di sebagian besar wilayah Jalur Gaza selama beberapa jam terakhir. Serangan diarahkan terutama di kamp-kamp pengungsi di Gaza tengah.
Sedangkan pertempuran sengit antara pasukan Israel dan militan bersenjata Palestina masih berkecamuk. Israel melancarkan serangan udara di bagian tengah dan timur Khan Younis, kota terbesar di Gaza selatan.
Israel juga menggunakan artileri untuk mengebom sisi utara kota itu, yang menimbulkan sejumlah korban jiwa, ungkap sumber tersebut.
Sejak 7 Oktober, Israel telah melancarkan serangan militer skala besar terhadap Hamas di Jalur Gaza pascaserangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan, yang merenggut nyawa sekitar 1.200 warga Israel, menurut otoritas Israel. (*)
Gubernur Al Haris: Pengusaha dan Pekerja, Satu Kesatuan yang Tak Bisa Dipisahkan
Serahkan SK Pengurus Baru, CE Targetkan Golkar Tanjabbar Tambah Perolehan Kursi Legislatif
Pengurus DPW dan DPD PAN se Provinsi Jambi Dilantik, Al Haris Nyatakan Komitmen Jalankan Amanah
Jamaah Dilindungi Asuransi Jika Sakit Akibat Panas Ekstrem Saat Puncak Haji
Geram Jaringan Telkom Hambat Perbaikan Jalan, Ivan Wirata Beri Tenggat Tiga Hari
Israel Jadikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Sebagai Markas Militer