IMCNews.ID, Jambi - Merasa diancam, sejumlah mahasiswa Profesi Ners dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Abdi Husada (STIKBA) Jambi melaporkan seorang perawat RSUD Raden Mattaher ke polisi, Jumat (29/12/2023) kemarin.
Selain merasa diancam, mahasiswa juga dimaki oleh oknum perawat berinisial TN. Peristiwa tersebut berawal ketika dua mahasiswa, berinisial FS dan PP, dipanggil oleh perawat TN di ruangan anak RSUD Raden Mattaher.
Namun, pertemuan tersebut berakhir dengan saling hardik dan saling ancam antara TN dengan FS dan PP. Kejadian itu disebabkan oleh persoalan jam dinas. Di mana FS dan PP seharusnya bertugas pada Kamis, 28 Desember 2023.
Tapi karena berhalangan, keduanya telah meminta izin untuk tidak masuk dan sudah mendapatkan jadwal dinas di hari Jumat kemarin. Namun TN tak menerima alasan tersebut hingga berujung kepada dugaan tindakan ancaman lewat sambungan telepon.
FS yang didampingi orangtuanya tampak menangis akibat makian dan omelan TN. Akibat ancaman yang dilakukan TN, para mahasiswa memutuskan untuk membuat laporan ke polisi di Polsek Telanaipura pada malam itu. (*)
Gubernur Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat dan BTN Bungo Green City
Dapat Sinyal Restu Dari DPP Nasdem, Fasha Nyatakan Kesiapan Maju di Pilgub Jambi
Pengurus DPW Nasdem Provinsi Jambi Dilantik, Ditarget Tambah Perolehan Kursi Legislatif
Perkuat Konsolidasi, Golkar Jambi Bentuk Panitia Pelantikan, Rakerda hingga Bimtek
Sisir PETI di Kawasan Geopark Merangin, Tim Gabungan Temukan Empat Rakit yang Ditinggalkan
Seleksi Pendamping Bedah Rumah Oleh Dinas Perkimtan Provinsi Jambi Kembali Dikritik
Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Rayakan Malam Tahun Baru Dengan Tertib dan Jaga Kamtibmas