IMCNews.ID, Jambi - Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono bersilaturahmi dan diskusi bersama pemimpin redaksi media di Jambi, Kamis (23/12/2023). Kegiatan ini dilaksanakan Rumah Kebangsaan, di bilangan Thehok, Kamis (23/11/2023).
Dalam kesempatan itu, Kapolda mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) diprediksi akan makin memanas pada 28 November 2023 saat masa kampanye berlangsung.
"Tapi kita berharap disana (ibukota, red) panas di Jambi tidak, di Jambi sejuk. Dunia maya panas pesta demokrasi, dunia nyata belum. Tapi semua diawali dunia maya akan berdampak kepada kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Kapolda dalam kesempatan itu menegaskan bahwa Polri tetap netral dalam pelaksanaan Pemilu.
"Saya tegaskan kepada anggota tak ada pilihan lain. Kalau ada anggota yang tak netral tolong laporan, pasti akan kami koreksi untuk perbaikan. Petunjuk mabes Polri kita netral dan kita tak bisa berkhianat sesuai UU Polri no 2 th 2022. Kalau polisi tidak netral ujungnya tidak baik, suasana akan jadi keruh. NKRI harga mati," katanya.
Dia mengatakan, dalam demokrasi sebuah perbedaan adalah hal yang biasa. Dia juga mengaku memahami peran media sebagai salah satu bagian pilar demokrasi.
"Oleh karenanya mari menjaga keutuhan NKRI sesuai tugas kita masing-masing. Bersama mengawal pesta demokrasi ini aman, damai dan bermartabat. Saya yakin media punya andil besar mengawal demokrasi yang akan terus berjalan," katanya.
Di kesempatan yang sama dia menyatakan, bahwa masih ada residu pemilu 2019 yang harus menjadi perhatian. Sebab, persoalan polarasi pada pemilu terdahulu belum tuntas.
"Ini bisa menjadi persoalan. Walau ada residu itu kita berharap tetap berjalan lancar tanpa mengurangi kualitas dari demokrasi. Kita berharap di Jambi tetap dingin. Patut kita syukuri di Jambi secara umum kondusif. Tapi sisa residu itu ada. Saya bertemu dengan masyarakat itu nyata. Tapi alhamdulillah situasinya masih terkendali dan kondusif, ini yang perlu dijaga terus," kata Kapolda.
Sementara Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi dalam kesempatan yang sama menyatakan, komitmen untuk ikut mengawal demokrasi.
"Kami insya Allah akan terus ikut mengawal demokrasi sesuai dengan koridor tugas kami. Kami berkomitmen dan bersepakat untuk memerangi hoaks khususnya di media sosial. Dengan pertemuan ini kita bangun kerjasama. Pemimpin boleh berganti tapi NKRI harga mati," tegasnya. (*)
PDAM Tirta Muaro Jambi Diadukan ke YLKI Terkait Layanan dan Kualitas Air
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Dari Rusia Bertahap Hingga Akhir 2026
Bulog Sebut Cadangan Beras Jambi Cukup Untuk Lima Bulan Lagi
Pengurus DPW dan DPD PSI se Provinsi Dilantik, Targetkan Jambi Jadi “Kandang” Gajah
Langgar Kode Etik Empat Anggota Polda Jambi Dipecat, Ini Daftar Namanya
Ihsan: Petani dan Penyuluh Garda Terdepan Wujudkan Indonesia Jadi Lumbung Pangan