IMCNews.id- Direktur Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Mochammad Nurhasim memprediksi Pilpres 2024 di Indonesia berpotensi menghadapi dua putaran.
Menurut Nurhasim, meskipun angka survei dari berbagai lembaga tidak secara jelas menunjukkan arah tersebut, kemungkinan terjadinya dua putaran tetap tinggi. Kecuali ada variabel tak terduga yang dapat memengaruhi perjalanan politik.
Nurhasim menyatakan bahwa tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden memiliki peluang yang sebanding untuk melangkah ke putaran kedua.
Meskipun demikian, pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dianggap memiliki kesempatan lebih besar.
"Elektabilitas nomor 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, mengalami peningkatan, meskipun tidak signifikan. Persaingan antara nomor 2 dan nomor 3 terlihat sangat ketat," ungkap Nurhasim.
Faktor-faktor seperti kualitas kandidat, dukungan politik, logistik, serta visi-misi dan program calon dianggap sebagai penentu kemenangan.
Pemilih milenial dan generasi Z dianggap sebagai kelompok yang menjadi fokus, karena dinilai sebagai pemilih yang rasional dan tidak terpapar oleh ideologi politik tertentu.
Kusnanto, seorang pakar pertahanan, menyoroti ketidakpuasan masyarakat terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatur batas usia calon presiden.
Meskipun demikian, ia meyakinkan bahwa pemilih akan membuat keputusan yang rasional, mempertimbangkan gagasan dan visi misi yang ditawarkan oleh setiap pasangan calon sebagai faktor penentu.
Dalam panorama politik yang terus berubah, Pilpres 2024 diharapkan menjadi panggung persaingan sengit, di mana setiap pasangan calon berusaha untuk meraih dukungan pemilih guna meraih kemenangan pada pesta demokrasi yang akan datang.(*)
Hak Angket Kecurangan Pemilu Dinilai Salah Alamat, Akan Layu Sebelum Berkembang
Dunia Sambut Kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, 15 Pimpinan Negara Ucapkan Selamat
Analisis Strategis: Respons Negara-negara Terhadap Kemenangan Prabowo-Gibran
Sarankan Anies-Ganjar Legowo, Margarito Kamis: Hak Angket Tak Mengubah Hasil Pemilu
Ganjar dan Anies Ragukan Hasil Quick Count, Ini Tanggapan Pengamat
Demi Pertumbuhan Ekonomi, Pakar Dorong Rekonsiliasi Nasional Pasca Prabowo-Gibran Menang Pilpres
Sikap Santuy dan Santun Prabowo-Gibran Jadi Pembahasan Anak Muda di Medsos