IMCNews.ID, Jambi - Penyakit jantung koroner menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia, termasuk Indonesia. Penyakit ini berada di peringat ke 5.
Namun, pola hidup sehat merupakan salah satu cara kita melindungi diri dari bermacam ragam penyakit.
"Pola hidup sehat adalah salah satu pola hidup yang bisa mencegah kita biar tidak terjadi penyakit jantung koroner," kata, dokter spesialis jantung RS Siloam, dr. M. Fuad Arbi, Sabtu (23/9/23) kepada sejumlah wartawan.
Dalam kesempatan itu, dr Fuad memaparkan resiko dan manajemen penyakit jantung koroner. dr Fuad mengatakan banyak sekali penyebab penyakit jantung.
Penyakit jantung pun beragam seperti penyakit jantung bawaan, rematik, koroner, hipertensi, dan jantung paru. Namun menurutnya semua penyakit jantung berawal dari faktor resiko.
Menurutnya dari tahun ke tahun trend peningkatan penyakit jantung koroner di Indonesia terus mengalami peningkatan. Rata-rata sering diakibatkan karena pola hidup yang bersantai.
"Malas berolahraga, nonton televisi sambil makan cemilan, terus pola makanan sehari-hari tidak sehat seperti fast food, junk food, itu merupakan makanan yang sumber kolesterol tinggi yang bisa menyebabkan terjadinya penumpukan lemak di korener jantung sehingga kita beresiko penyakit jantung," ucapnya dalam Media Gathering tersebut.
Di Jambi sendiri, dr. M. Fuad mengaku pernah menangani pasien penyakit jantung yang paling muda yaitu berumur 20 tahun.
"Untuk penyakit jantung koroner yang termuda yang saya temui sekitar usian 20 tahunan dan di Jambi sendiri penyakit jantung koroner cukup tinggi," tuturnya.
Namun untuk jenis jantung lainya seperti penyakit jantung bawaan, katanya itu bisa ketahuan pada saat bayi atau balita. Bahkan tambah dia, penyakit jantung ada juga menyerang anak remaja tergantung dengan penyakit jantungnya lagi.
Pengobatan penyakit jantung koroner bisa dilakukan dengan cara pencegahan, terapi obat-obatan, pasang ring atau cincin jantung dan operasi pintas korener. (*)
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
Kemenag Siapkan Regulasi Baru Sikapi Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Ponpes
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong
Bengawan Kamto Komut PT PAL Dituntut 6 Tahun Penjara Dalam Dugaan Korupsi Kredit BNI
Ketua DPRD Provinsi Jambj Lepas 17 Atlet Karate ke Kejurnas di Bandung
Nama Calon Anggota KPU 4 Kabupaten/Kota Lulus Seleksi Administrasi Diumumkan, Cek Disini