IMCNews.ID, Jambi - Pipa HDPE (High Density Polyethylene) untuk distribusi air bersih berukuran 350 mm milik Perumda (PDAM, red) Tirta Mayang Kota Jambi mengalami kebocoran di Sungai Makalam.
Akibatnya, sejak Sabtu (3/6/2023), pasokan air bersih untuk ribuan pelanggan terganggu.
Dirut Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike Ryantara mengatakan kebocoran pipa distribusi air PDAM di Sungai Makalam disebabkan ada tiang pancang pipa yang diduga dicuri.
Menurut laporan petugas di lapangan yang dia terima, tiang pancang pipa yang curi tersebut melintasi sungai.
‘’Informasi ini perlu didalami dulu. Pipa yang bocor yaitu pipa HDPE berukuran 350 mm," katanya.
Menurut Dwike, sedikitnya 5.600 pelanggan terdampak akibat bocornya pipa distribusi sejak Sabtu (3/6.2023).
Pelanggan yang terdampak yakni di wilayah Jl. Hayam Wuruk, Jl. Mentawai, Jl. Dr. Sumbiyono, JI. HMO. Bafadhal, Jl. Yunus Sanis, Perumnas Kota Baru.
Selain itu juga terdampak pada pelanggan wilayah, Jl. Sumatera, JI. Bangka, JI. DI. Panjaitan, Jl. Syamsudin Uban, Jl. Halmahera, Jl. Pagai, JI. Nias, Jl. Belitung, Jl. Guru Muchtar, JI. Fatah Laside dan Jl. Untung Suropati.
Dwike mengatakan, pipa bocor tersebut sudah mulai dilakukan perbaikan oleh petugas sejak Sabtu (3/6/2023). Estimasi pekerjaan perbaikan yakni 2x24 jam.
‘’Pekerjaan darurat, pengaliran terhenti sementara waktu," katanya.
Menurut Dwike, solusi antisipasi yang dilakukan pihaknya yakni mengirim air dengan mobil tangki ke pelanggan yang terdampak.
"Kami kirim air dengan mobil tangki, dapat dimanfaatkan gratis oleh pelanggan dan disiagakan toren (tedmon) di beberapa titik. Pelanggan yang membutuhkan air dikirim dengan mobil tanki dapat menghubungi nomor 0821 2121 9692," jelasnya. (*)
Angka Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Masyarakat, BPS: Terus Dimutakhirkan
Big Universities, Small Skills? Ketika Kampus Makin Banyak, Lulusan Justru Makin Sulit Bekerja
SMSI-RRI Dorong Kolaborasi Media Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi
Wagub Sani Ajak Masyarakat Perkuat Adat dan Waspadai Geng Motor, Narkotika serta Intoleransi