IMCNews.ID, Kualatungkal - Sebanyak 12 rumah ludes terbakar dalam kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu (11/2/2023) malam sekira pukul 23.00 WIB.
Kebakaran meludeskan belasan rumah di RT 14, 16, dan 18 Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Data yang diperoleh, bangunan di RT 14 yang terbakar diketahui milik M Jafri (57), Adroji (70), Indra Bangsawan (53), H Sibal (60), dan Nurul Apida (47).
Kemudian di RT 18 milik Desi Susilowati (22), H Sina (60), H Muin (70), bangunan ruko milik H Muin, dan Gafur (40). Di RT 16 yakni bangunan milik Radius (76) dan Abdul Hamid (67).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tanjab Barat, Iswardi mengatakan, 8 unit terbakar, rusak berat 1 unit, rusak sedang 2 unit, dan rusak ringan 1 unit.
"Kejadian ini berdampak kepada 13 kepala keluarga (KK) dan 38 jiwa. Mereka kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi sementara," katanya, Minggu (12/2/2023).
Menurut Iswadi, pihaknya mengerahkan lima armada mobil pemadam kebaran dan satu unit viar roda tiga untuk memadamkan api.
Dengan peralatan tersebut tim pemadam kebakaran membutuhkan waktu 90 menit untuk memadamkan api.
"Unit kita turunkan untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah bisa atasi dalam waktu tertentu," ungkapnya.
Penyebab api saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh Kepolisian Polres Tanjab Barat.
"Penyebab masih di dalami, korban jiwa nihil kerugian material masih dihitung," tandasnya.
Kebakaran hebat juga terjadi di di Jalan Sersan Darpin RT 33 Kelurahan Ekajaya, Kecamatan Pasal Merah, Kota Jambi, Minggu (12/2) pagi.
Satu unit rumah permanen dilaporkan ludes terbakar dalam musibah tersebut. Kadis Damkar Kota Jambi Mustari Affandi mengatakan, awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran tersebut.
"Saat itu pemilik sedang duduk- duduk di luar rumah. Melihat ada asap dari dalam, pemilik berusaha memadamkan api sendiri namun karena api kian membesar sehingga menghubungi pihak pemadam kebakaran," jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Soal penyebab, dia menduga akibat sambungan pendek arus listrik.
Guna memadamkan dan melakukan pendinginan, pihak damkar menerjunkan sebanyak 30 personil dengan menggunakan air sebanyak 24 ribu liter.
"Untuk memadamkan dan melakukan pendinginan kurang lebih sekitar 30 menit. Setelah tim pada pukul 10.25 WIB kembali di Mako," ungkapnya. (*)
Jembatan Putus Akibat Banjir di Sarolangun, Edi Purwanto: Harus Jadi Prioritas
Jambi Guncang Rakernas ADPMET: Gubernur Al Haris Deklarasi Perang Fiskal Tak Adil
Edi Purwanto Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Depan Kampus Unja dan UIN hingga Exit Tol Pijoan
Tiga Tersangka Kasus Perusakan Hutan dan Pelayaran Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
Soal Kantor Pusat PetroChina, Bupati Tanjab Barat Ajak JMK Bersama Ketemu SKK Migas