IMCNews.ID, Muarabulian - Kurang lebih sebanyak 200 keramba ikan milik sejumlah warga Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi hanyut tersapu arus sungai Batanghari, Rabu (25/1/2023) dini hari.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Akibat peristiwa itu, kerugian yang diderita warga ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Pj Kepala Desa Aro M.Yusuf, mengatakan, peristiwa itu terjadi akibat tali sling pengikat keramba putus.
"Untuk total keramba yang terkena musibah tersebut kurang lebih berjumlah 200 unit jaring apung," sebutnya.
Dia mengatakan, ratusan keramba yang hanyut itu dalam kondisi siap panen. Ia berharap agar pemerintah daerah memberi bantuan kepada para korban.
"Saat ini kami telah melaporkan kejadian tersebut ke dinas terkait. Semoga segera dapat ditangani mengingat keramba ini merupakan bagian dari mata pencarian masyarakat setempat," ujarnya.
Ada empat kelompok tani yang terdampak akibat kejadian itu. Keramba yang terbawa arus banyak yang mengalami kerusakan dan jebol.
Soal penyebabnya, Yusuf mengungkapkan akibat arus sungai dan beban dari keramba membuat tali sling tidak kuat untuk menahan beban.
"Pagi tadi Sekda Batanghari, Asisten I serta camat dan dinas terkait juga sudah meninjau ke lokasi. Kami harapkan dalam waktu dekat pemerintah dapat membantu beban yang sedang dialami para petani budidaya ikan ini," imbuhnya. (*)
Satgas Kerahkan Waterbombing dan Alat Berat Atasi Karhutla Tahura Orang Kayo Hitam
Soal Anggaran, Al Haris Ingatkan OPD Untuk Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Jarak Pandang Minim, Sejumlah Penerbangan Menuju Bandara Jambi Tertunda
Pemprov Jambi Gandeng LAN RI Cetak Aparatur Berkualitas hingga Tingkat Desa
Bakal Ada Tambahan 1 Juta Sambungan Gas Rumah Tangga, Langkah Kurangi Gas 3 Kg
Denda Rp 50 Juta dan Penjara 6 Bulan Untuk Sopir Angkutan Batu Bara Nekat Masuk Kota Jambi