Pengunjung Bandara Jambi Kedapatan Bawa Senjata Laras Panjang

Jumat, 09 Desember 2022 - 12:40:08 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Menyusul aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, pengamanan di sejumlah objek vital di Jambi diperketat.

Di bandara Bandara Sultan Thaha Jambi, seorang pengunjung kedapatan membawa sepucuk senjata laras panjang jenis senapan angin. 

Senjata tersebut ditemukan petugas gabungan Avec Bandara Sultan Thaha dan TNI-Polri saat melakukan pemeriksaan.

Kepada petugas, pria bernama Alamsyah tersebut mengatakan senjata yang dibawanya adalah senapan angin untuk kebun.

Rencananya, senapan yang rusak tersebut akan diperbaikinya seusai mengantar anaknya ke Jakarta dari Bandara Sultan Thaha Jambi. 

"Senapannya rusak. Jadi mau ke pasar diperbaiki di tempat belinya. Ke bandara ini lagi ngantar anak berangkat ke Jakarta," katanya, Kamis (8/12/2022).

Namun saat diinterogasi petugas, pemilik senapan angin tidak dapat menunjuk dokumen kepemilikan. 

Meski demikian, petugas tidak menahan senjata tersebut untuk diproses lebih lanjut.

Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Sulthan Thaha Jambi, Siswanto mengatakan, setiap orang yang memiliki senjata api akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas terkait ijin dan sebagainya. 

"Kalau terbang harus mempunyai lisensi. Antara senjata soft gun dan organik itu ada berita acara pemisahan. Nanti waktu sampai di bandara tujuan, baru bisa diambil di Avec Bandara," jelasnya.

Menurut Siswanto, pihaknya tidak ingin kecolongan dengan adanya bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar. Siswanto mengatakan pihaknya selalu melakukan rundown cek setiap kendaraan atau pengunjung yang masuk bandara.

"Sudah dua hari ini, kita melaksanakan peningkatan keamanan dengan memperketat pemeriksaan pintu masuk bandara," sebutnya.

Dengan adanya kejadian bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Rabu pagi (7/12), sebagai peringatan bagi semua pihak. 

"Tidak hanya menjelang natal dan tahun baru (Nataru) dan lebaran saja dilakukan, tapi merupakan kegiatan rutin untuk memberikan kenyamanan masyarakat bersama," terangnya.

Dia mengatakan, dalam melakukan kegiatan pemeriksaan ini Avec Bandara Sultan Thaha Jambi dibantu pihak kepolisian dan BKO TNI-AD. 

"Alhamdulillah tidak ditemukan hal yang mencurigakan, sehingga kegiatan penerbangan di Bandara Udara Sultan Thaha Jambi tetap berjalan dengan normal," pungkasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA