IMCNews.ID, Jambi - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melepaskan ekspor 126 ton biji pinang betara ke negara Pakistan, Kamis (7/4). Ratusan ton biji pinang senilai Rp 4.069 miliar itu, dibawa dengan menggunakan 7 kontainer.
Ia mengatakan saat ini Indonesia memiliki sekitar 152.000 hektare lahan yang ditanami pohon pinang. Sebanyak 22 ribu hektare di antaranya, berada di Provinsi Jambi.
Setidaknya, kata Jokowi, ada 5 negara yang membutuhkan ekspor komoditas pinang dari Indonesia, yakni, Thailand, Iran, India, China dan Pakistan. Karena itu, ia berharap ekspor komoditas biji pinang semakin besar.
"Kita harapkan ini menjadi peluang ekspor dengan jumlah yang besar. Jadi, kita tidak hanya menggantungkan dengan pohon-pohon pinang yang sudah ada," katanya.
Pada Tahun 2021 lalu, kata Jokowi, nilai ekspor biji pinang Indonesia mencapai Rp 5 triliun, yang mana Rp 2 triliun di antaranya dari Jambi.
Jokowi telah memerintahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, agar menyiapkan varietas pinang yang berkualitas untuk diekspor.
"Saya sudah perintahkan pak Menteri pertanian, agar menyediakan varietas yang unggul. Kita harapkan ini menjadi salah satu komoditas unggulan, jika dikelola dengan manajemen modern dan baik," tutupnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan ia akan meningkatkan kualitas biji pinang, sesuai perintah Presiden. Apalagi biji pinang saat ini menjadi komoditas yang diminati berbagai negara.
Ia mengungkapkan ada 11 negara utama yang menjadi tujuan ekspor biji pinang Indonesia
"3 diantaranya saya sebutkan yakni, Thailand, Bangladesh, dan India. Sedangkan hari ini yang kita tuju adalah Pakistan," pungkasnya. (IMC02)
Jembatan Putus Akibat Banjir di Sarolangun, Edi Purwanto: Harus Jadi Prioritas
Jambi Guncang Rakernas ADPMET: Gubernur Al Haris Deklarasi Perang Fiskal Tak Adil
Edi Purwanto Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Depan Kampus Unja dan UIN hingga Exit Tol Pijoan
Tiga Tersangka Kasus Perusakan Hutan dan Pelayaran Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
Kemenag Siapkan Regulasi Baru Sikapi Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Ponpes
Ratusan Mahasiswa Kepung Angso Duo Jelang Kunjungan Presiden Jokowi