IMCNews.ID, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merencanakan akan membangun 40.777 jaringan gas (jargas) bumi untuk sambungan rumah tangga di 12 kabupaten maupun kota tahun ini.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Mohamad mengatakan tender yang memakai APBN itu terbagi ke dalam lima paket dengan tiga tahapan kontrak.
Pada 14 Maret 2022 pemerintah telah menandatangani kontrak pertama yang berjumlah tiga paket untuk 25.605 sambungan rumah dengan nilai investasi mencapai Rp215,98 miliar.
"Tiga paket yang diteken ini merupakan paket satu, dua, dan empat," kata Noor Arifin dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Selasa (15/3).
Paket satu meliputi Kabupaten Siak dan Pelalawan di Provinsi Riau, serta Tanjung Jabung Barat di Jambi. Paket dua meliputi Musi Banyuasin, Muara Enim, dan Ogan Komering Ulu Timur di Sumatera Selatan. Sedangkan paket empat terdiri dari Gresik Probolinggo di Jawa Timur.
Pada akhir Maret 2022 pemerintah akan kembali menandatangani kontak kedua berupa paket lelang ketiga yang meliput Indramayu di Jawa Barat, Semarang di Jawa Tengah, dan Wajo di Sulawesi Selatan.
Adapun kegiatan penandatanganan kontrak ketiga pada paket kelima untuk Kabupaten Lumajang di Jawa Timur yang diharapkan bisa dilakukan pada pertengahan April 2022.
Program pembangunan jaringan gas telah dilaksanakan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM sejak tahun 2009 dan hingga saat ini total telah terbangun 662.431 jaringan gas sambungan rumah tangga.
Pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memberikan akses energi kepada masyarakat, menghemat pengeluaran biaya bahan bakar gas bumi, membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan, serta mengurangi beban subsidi BBM dan elpiji. (IMC02/ant)
Jembatan Putus Akibat Banjir di Sarolangun, Edi Purwanto: Harus Jadi Prioritas
Jambi Guncang Rakernas ADPMET: Gubernur Al Haris Deklarasi Perang Fiskal Tak Adil
Edi Purwanto Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Depan Kampus Unja dan UIN hingga Exit Tol Pijoan
Tiga Tersangka Kasus Perusakan Hutan dan Pelayaran Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
Presiden Perkirakan Pembangunan IKN Nusantara Selesai 15-20 Tahun