IMCNews.ID, Jambi - Buntut karamnya perahu wisata di Danau Sipin, Senin (28/2/2021) berujung dipanggilnya pemilik perahu tersebut oleh polisi untuk dimintai keterangan. Kasus itu kini tengah dalam penyelidikan polisi.
"Kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kapal. Hasilnya masih dalam proses," kata Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra, Kamis (3/3/2022).
Apakah status pemilik perahu akan naik jadi tersangka, dia enggan memastikan. Dia mengatakan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
"Masih kita lakukan penyelidikan. Kalau ada perkembangan nantinya akan dikabari," ujarnya.
Seperti diketahui, perahu wisata karam di Danau Sipin Senin lalu. Perahu ukuran besar membawa satu keluarga itu diduga kelebihan muatan.
Berdasarkan keterangan salah satu korban, saat kejadian dia bersama keluarga yang hendak piknik dan makan bersama di atas perahu di Pulau Kembang.
"Jadi, kita putuskan untuk konfirmasi kepada pihak penyedia perahu. Keluarga yang akan menaiki kapal tersebut berkapasitas 16 orang dewasa ditambah 4 orang anak-anak dan 1 sopir kapalnya bang. Dari pihak kapal menyanggupinya," katanya.
Sementara itu, Humas Basarnas Jambi, Lutfi saat mengatakan kejadian tersebut akibat di bagian depan terlalu banyaknya penumpang yang berfoto-foto.
"Saat karam, perahu di sekitar tempat kejadian lekas melakukan pertolongan. Bahkan ada warga yang berenang dari tepi danau untuk melakukan pertolongan," katanya. (IMC01)
Gubernur Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi dan Penggerak Ekonomi
Titik Hotspot Terus Bertambah, Ivan Wirata: Api Berpindah, Asap Bergerak
Dua Waterbombing Disiapkan Atasi Karhutla di Kawasan Tahura Batang Hari
86 Hektare Lahan Terbakar di Londerang Berhasil Dikuasai, Masih Proses Pendinginan
HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Akan Libatkan Seluruh Konstituen
Perubahan Manajemen RS Mitra, dr Rachmad Yusuf Dipercaya Jabat Direktur