IMCNews.ID, Kuala Tungkal - Pasca ditabrak Kapal KM Serba Guna GT 34, Jumat (21/1/2022) lalu, satu pasak bumi jembatan penyangga Water Front City (WFC) Kuala Tungkal rusak dan miring.
Ini diketahui setelah Sekda Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) H. Agus Sanusi melakukan pengecekan, Minggu (23/1/2022).
"Setelah kita cek, memang secara kasat mata ada satu tiang penyangga jembatan yang rusak dan miring akibat ditabrak kapal tersebut," katanya.
Agus meminta kepada instansi terkait melakukan tindak lanjut memperbaiki tiang pasak bumi WFC yang miring itu. Dia memperkirakan tiang yang rusak dan miring itu bisa berdampak ke tiang lainnya.
"Ini perlu kajian lebih dalam, mengingat tiang jembatan ini saling berhubungan satu sama lain," ujarnya.
Menurut Agus, Bupati Tanjab Barat memerintahkan ke Dinas PUPR untuk melakukan pengecekan tiang penyangga jembatan tersebut. Bila ada yang rusak, harus segera diperbaiki.
Sebelumnya, lanjut Agus, tim juga sudah mengecek kondisi tiang jembatan WFC saat air surut. Hasilnya akan dilaporkan langsung ke Bupati.
"Selanjutnya bersama pihak-pihak terkait akan kita ambil langkah-langkah konkrit agar kejadian ini tidak sampai terulang kembali," katanya.
Ke depan, kata Agus, untuk memastikan perawatan dan agar kondisi di WFC tetap terjaga akan dibentuk tim terpadu. Baik dari Satpol PP, kepolisian dan maupun intansi terkait lainnya.
"Kalau melihat ini, nampaknya kita harus membuat pos pelayanan terpadu di objek wisata jembatan WFC ini demi kenyamanan dan keamanan para pengunjung. Sehingga potensi ikon wisata Tanjab Barat ini dapat dimaksimalkan,"pungkasnya.
Sebelumnya, tiang penyangga WFC tersebut ditabrak Kapal Motor (KM) Serba Guna GT 34 yang mengangkut kelapa dengan tujuan Guntung, Provinsi Kepulauan Riau.
Insiden itu terjadi akibat dari tali pengikat kapal putus. Kapolres Tanjabbar AKBP Muharman Arta mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 21.00 WIB, Jumat malam (21/1/2022) malam.
"Kapal tersebut larat di Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu, Kualatungkal. Karena air dalam kondisi surut dan deras, tali pengikatnya putus. Lalu, kapal terseret ke Jembatan WFC Kualatungkal," kata Muharman. Menurut dia, KM Serba Guna GT 34 tersebut dinakhodai oleh Arifin (42), warga Kelapa Gading, Kualatungkal.
Sebelumnya, jembatan WFC juga pernah ditabrak kapal Tongkang Yinson Power 2401 pada April 2021 lalu. Ketika itu, sebelum menabrak jembatan WFC, Tongkang terlebih dulu menghantam Kapal Motor yang bersandar di Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu. Untungnya ketika itu, jembatan WFC tidak mengalami kerusakan. (IMC01)
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
Prabowo Targetkan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.800 Hingga 17.500
PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
Tiga Awak KM TS Daya Niaso Tewas Keracunan Gas Saat Perbaikan di Pinggiran Sungai Batanghari
Rencana Pembangunan TPA Regional di Simbulun Pantai Dapat Penolakan