IMCNews.ID, Tebo - Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo terbilang masih sangat rendah. Padahal, saat ini telah memasuki triwulan terakhir.
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo Nazar Effendi mengatakan, secara keseluruhan, APBD Pemkab Tebo sebesar Rp 1,1 Triliun dan baru terserap Rp733 Miliar atau 69 persen.
Dia menyebut, serapan anggaran tertinggi yakni Kesbangpol dari Rp3,4 M pagu anggaran, hanya Rp400 juta belum terserap.
Kemudian Dinas Dinas Pendidikan, serapan 68 persen, dari pagu anggaran Rp278 M.
"Kesbangpol menjadi OPD paling banyak serapan anggaran yang dilakukan,” katanya.
Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), dari pagu anggaran sebesar Rp206 M, anggaran yang terserap sebesar 67 persen.
Hingga Oktober ini, hanya sebanyak Rp68M anggaran yang belum terserap. Sementara itu, serapan anggaran Dinkes-KB Tebo menjadi yang terendah.
Dari Rp136 miliar anggaran, baru terserap 45 persen atau yang terpakai sebanyak Rp59 miliar. Masih ada Rp75 miliar anggaran belum terserap.
Menurut Nazar Dinkes perlu lebih cepat melakukan serapan anggaran. Dijelaskannya, untuk ketersediaan dana sangat cukup dikas. Apalagi, kegiatan fisik pada dinas kesehatan sudah berjalan.
"Rutinitas yang kurang serapan dari dinas kesehatan, ini perlu menjadi perhatian,” ungkapnya. (IMC01)
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Gubernur Al Haris: RKPD Provinsi Perlu Jaga Keselarasan dengan Target Nasional