IMCNews.ID, Jambi - Desa sebagai lokus stunting di kabupaten Kerinci pada tahun 2021 ini bertambah dari 26 desa menjadi 37 desa.
Namun begitu, penanganan stunting Kerinci menjadi terbaik kedua setelah Merangin berdasarkan Penilaian Provinsi Jambi.
Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher mengakui hal tersebut. Penambahan desa sebagai Lokus stunting di Kabupaten Kerinci ini ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Stunting ini banyak indikatornya suatu desa bisa dikatakan Stunting diantaranya tingkat pertumbuhan anak, baik secara fisik maupun kecerdasan anak lambat," terangnya.
Ditambahkannya, penanganan stunting di Kabupaten Kerinci menurut penilaian provinsi termasuk dua besar terbaik daerah yang inovati.
"Kerinci alhamdulillah menurut penilaian provinsi kita nomor dua dalam penilaian inovatif penanganan stunting," katanya. (IMC01)
Berujung Damai, SAD Sepakat Tak Lagi Ambil Sawit di Lahan PT SAL dan Tinggalkan Kecepek
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Soal Pengelolaan Jaringan Gas di Kota Jambi, Pemkot Bakal Surati Pertagas dan Gubernur