IMCNews.ID, Jambi - Walikota Jambi, Syarif Fasha telah memerintahkan tim terpadu untuk turun mengecek langsung izin dari PT Ocean Petro Energy yang menuai banyak sorotan.
Tim diberi waktu tiga hari, hingga Kamis (14/10/2021) kemarin untuk menindaklanjuti perintahnya tersebut. Bahkan, Fasha dengan tegas memerintahkan penyegelan jika ditemukan persoalan dalam perizinan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Jambi, Mustari Affandi yang merupakan bagian dari tim terpadu ini mengaku pihaknya telah turun ke lokasi, Rabu (13/10/2021) lalu.
BACA JUGA : Menanti Ketegasan Tim Terpadu Soal Izin PT Ocean Petro Energy
Namun dia enggan memberikan banyak keterangan dengan alasan akan memberikan laporan hasil dari turun ke lapangan kepada Wali Kota Jambi.
“Kita kan ada tim koordinatornya. Hasil ini nanti akan kami sampaikan dulu lah ke pak wali. Sudah turun kok kita. Intinya kita laporkan dulu ke pak wali ya,” katanya, Kamis kemarin.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kota Jambi, Amirullah yang diketahui sebagai ketua tim koordinator, juga tak mau berbicara banyak mengenai itu.
“Saya sedang tugas di luar,” katanya singkat.
Sebelumnya, Satpol PP, DPMPTSP, DLH, Disperindag, Damkar, Perkim dan PUPR Kota Jambi, ditunjuk Fasha untuk mengecek izin dan melakukan tindakan terhadap PT Ocean Petro Energy, yang diduga melakukan aktivitas ilegal. Itu disampaikannya pada Senin (11/10) lalu pada saat paripurna di gedung DPRD Kota Jambi.
Tim ini hanya diberi waktu 3 hari, untuk menyelesaikan masalah ini.
Kinerja tim terpadu ini mendapatkan sorotan dari pengamat Forum Jambi Terkini, Nasrul Yasir. Menurutnya, persoalan perusahaan transportir minyak BBM Non subsidi tersebut masalah yang kecil.
"Itu hanya persoalan administrasi, tidak sulit. Masak tiga hari tidak selesai. Mulai dari RT, lurah dan camat itu tahu. Alamatnya jelas, yang ditanyakan legalitas. Izin usaha, Izin lingkungan, dan izin-izin lain, yang itu semua kasat mata," katanya.
Dia mengingatkan, jangan sampai masyarakat mencurigai ada persoalan apa dibalik itu.
"Bila perlu tim terpadu gelar Konferensi Pers, biar jelas. Karena ini jelas intruksi pak wali," tegasnya.
Dia mengatakan, walikota Syarif Fasha juga harus mengambil sikap tegas jika memang ditemukan persoalan.
"Kalau anak buahnya tidak mampu, bilang tidak mampu. Jelaskan alasannya," ujarnya. (*/IMC01)
Sumber: Jambi One
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN