IMCNews.ID, Jambi - Hasil monitoring Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Thaha Jambi, seluruh wilayah di Provinsi Jambi sudah memasuki awal musim hujan.
"Berdasarkan hasil monitoring, seluruh wilayah di Provinsi Jambi sudah memasuki awal musim penghujan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun BMKG Sultan Thaha Jambi Annisa Fauziah.
Musim penghujan di Provinsi jambi diprakirakan terjadi hingga bulan April tahun 2022. Kemudian pada bulan Mei dan Juni merupakan peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau.
Ia menjelaskan, terjadi perubahan masuknya awal musim hujan di wilayah Provinsi Jambi pada tahun 2021. Dimana pada tahun ini masuknya awal musim hujan lebih cepat satu dasarian dibandingkan masuknya awal musim hujan pada tahun-tahun sebelumnya.
BMKG menghimbau agar masyarakat untuk waspada mengingat terdapat potensi hujan dengan intensitas tinggi yang disertai dengan angin kencang dan petir pada awal musim penghujan.
"Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada karena potensi hujan lebat yang di sertai angin kencang dan petir dapat terjadi pada awal musim hujan ini," katanya.
Sementara itu secara umum di perairan timur Jambi ketinggian gelombang dalam kategori rendah hingga sedang. Ketinggian gelombang dalam kisaran 0,1 meter sampai dengan 1,25 meter.
Namun perlu diwaspadai ketika cuaca buruk terjadi di laut. Adanya awan Cumulonimbus dapat mengakibatkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
"Adanya angin kencang secara tiba-tiba ini dapat meningkatkan ketinggian gelombang, sehingga untuk nelayan di himbau berhati-hati ketika melaut dan ada potensi cuaca buruk," pungkasnya. (IMC01)
1.776 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur: Penanganan Karhutla Harus Terpadu
Upaya PT SAS Selamatkan Hutan Lindung Gambut Londerang dari Karhutla
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Cempaka Putih, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan
Masyarakat Diminta Ikut Jaga Jalur Pipa Migas dan Tingkatkan Kesiagaan Kebakaran
Gus Kikin Terpilih Sebagai Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Am
Dampak Asap, Pembelajaran Jarak Jauh Siswa PAUD hingga SMP di Kota Jambi Diperpanjang