IMCNews.ID, Kerinci - Penyaluran Bantuan sosial (Bansos) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kerinci tengah jadi sorotan. Pasalnya, hingga saat ini bantuan tersebut belum disalurkan ke masyarakat.
Padahal, dana bansos untuk masyarakat terdampak Covid- 19 itu dianggarkan di APBD tahun 2021 sebesar Rp 14 Miliar. Bahkan, para Kepala Desa kabarnya telah lama menyerahkan nama masyarakat yang berhak menerima kepada pihak Kecamatan.
"DPRD telah menanggarkan Rp 14 Miliar untuk Bansos di Dinas Sosial Kerinci ini," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Boy Edwar.
Dia mengatakan, belum lama ini pihaknya telah memanggil Dinas Sosial Kerinci untuk mempertanyakan soal Bansos yang belum disalurkan tersebut.
Kata dia, Kepala Dinsos Kerinci, Linda beralasan saat ini pihaknya masih mengsinkronkan data, supaya tidak tumpang tindih penerima bantuan dari pemerintah.
"Dinsos berjanji hari ini (Rabu kemarin) data sudah selesai disinkronkan dan dalam waktu dekat bansos segera disalurkan kepada masyarakat miskin yang terdampak Covid-19 di Kerinci. Bisa jadi dibayarkan langsung untuk 3 bulan," ungkapnya.
Dia mengungkapkan, data yang berhasil didapatkan dari Dinsos ada sekitar kurang lebih 4.500 orang yang terdata untuk mendapatkan bansos.
"Dari Rp 14 Miliar, paling yang bisa tersalurkan sekitar Rp4 Miliar. Selebihnya akan menjadi Silva dan bisa digunakan untuk kegiatan lain tahun depan," pungkasnya.
Sementara itu, seorang Kepala Desa di Kecamatan Air Hangat Timur membenarkan jika bansos dari Dinsos belum disalurkan kepada masyarakat.
"Ya sampai dengan September 2021 Bansos belum juga disalurkan," ujarnya.
Menurut dia, informasi yang dia didapat, untuk satu desa ada 20 orang yang akan menerima Bansos dari Dinsos Kerinci.
"Infonya akan disalurkan bulan depan. Apakah dibagikan langsung untuk 3 bulan, atau perbulan, itu belum kita ketahui," katanya. (IMC01)
Tarik Ulur PI Migas, Pemprov Jambi Didesak Lakukan Percepatan
Peringatan Bagi SPPG! Jangan Gunakan Gas, Beras dan Minyak Subsidi
Pertamina EP Jambi Gagas Lansiapreneur Batik Eco-Print Dorong Lansia Berdaya
OPD Diminta Benahi Diri Ciptakan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Disetujui Jadi Perda, Gubernur Berikan Apresiasi
Buka Munas XIX BEM SI di Unja, Menpora: Mahasiswa Penentu Arah Masa Depan Bangsa