Penjual Nasi Tewas Ditikam Adik Ipar Saat Tidur

Rabu, 22 September 2021 - 01:46:24 WIB

Lokasi kejadian dipasangi garis polisi. (ist)
Lokasi kejadian dipasangi garis polisi. (ist)

IMCNews.ID - Seorang adik ipar menikam kakak iparnya sendiri dengan senjata tajam jenis belati hingga tewas. Tersangka berinisial HU (45). Sementara korbannya adalah IF (44) yang kesehariannya berjualan nasi. 

Tersangka telah diamankan tim Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui korban dihabisi dengan cara ditusuk dengan senjata tajam. 

"Tim menemukan sebuah peristiwa penganiayaan hingga mengakibatkan si korban meninggal dunia. Pelaku dan korban saudara ipar," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Selasa (21/9/2021). 

Kejadian pembunuhan itu terjadi Selasa (21/9) dini hari. Rumah korban dengan pelaku ini masih berada dalam satu halaman.

"Ketika itu korban sedang tidur sendiri di ruang tamu. Kemudian pelaku datang dan langsung menikam korban dengan sebilah belati," ucapnya.

Berdasarkan hasil visum, ditemukan 15 luka tusukan di tubuh korban. 

"Ada (luka tusuk) di bagian dada, atas payudara, ulu hati, lengan dan paha," katanya.

Tindak pidana penganiayaan yang berujung tewasnya korban dirumahnya itu terjadi pada Selasa (21/9) dinihari. Rumah korban dengan pelaku ini, jelasnya, masih berada dalam satu halaman.

"Ketika itu korban sedang tidur sendiri di ruang tamu. Kemudian pelaku datang dan langsung menikam korban dengan sebilah belati," ucapnya.

Suami korban yang mendengar teriakan di ruang tamu, langsung keluar dari kamar tidurnya. Ketika aksinya ketahuan, pelaku kabur dan bersembunyi ke dalam rumahnya yang berjarak tembok dengan rumah korban.

"Pelaku ini langsung mengambil tombak dan mengancam suami korban," ungkap Kadek Adi.

Ketegangan yang terjadi antara suami korban dengan pelaku itu kemudian terdengar oleh warga sekitarnya. Warga sempat ingin menghakimi pelaku yang bersembunyi di dalam rumahnya.

"Dalam situasi itu anggota yang mendapat laporan, langsung datang ke lokasi kejadian dan terpantau memang sudah terjadi kekacauan," ucapnya.

Situasi ketegangan yang terjadi Selasa dini hari itu terpantau dari kondisi kaca jendela rumah korban pecah, pintu jebol, dan sekelilingnya terdapat belahan batu bata yang berserakan.

Terkait motif, diduga karena pelaku merasa keberatan saat ditegur korban ketika membuang sampah sembarangan di saluran selokan yang berada di depan halaman rumah.

"Untuk sementara karena dendam lama, sering dihina korban dan puncaknya ketika ditegur buang sampah," katanya. 

Lebih lanjut, Kadek Adi mengatakan bahwa pelaku kini telah ditangkap dan diamankan di Mapolresta Mataram. 

"Barang bukti untuk menikam korban sudah kita amankan, tombak juga," ujar dia.

Karena perbuatannya, pelaku yang berprofesi sebagai pandai besi ini ditetapkan tersangka dengan sangkaan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 338 tentang Pembunuhan. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA