China Ajukan Diri Bergabung ke Pakta Perdagangan Pasifik

Jumat, 17 September 2021 - 17:47:13 WIB

Arsip - Pekerja membuat bendera China di sebuah pabrik di Jiaxing, provinsi Zhejiang, China, September 2019. (ist)
Arsip - Pekerja membuat bendera China di sebuah pabrik di Jiaxing, provinsi Zhejiang, China, September 2019. (ist)

IMCNews.ID, Beijing - China telah mengajukan permohonan untuk bergabung dalam Kesepakatan Progresif dan Komprehensif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP), kata kementerian perdagangan negara itu.

Kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia itu tengah berupaya untuk meningkatkan pengaruhnya dalam perdagangan global.

Menteri Perdagangan Weng Wentao mengajukan permohonan China untuk bergabung dalam kesepakatan perdagangan bebas tersebut dalam sebuah surat ke menteri perdagangan Selandia Baru, Damien O'Connor, kata kementerian perdagangan China dalam sebuah pernyataan pada Kamis (16/9) malam.

Kesepakatan CPTPP ditandatangani oleh 11 negara, termasuk Australia, Kanada, Chile, Jepang, dan Selandia Baru, pada 2018.

CPTPP, yang sebelumnya dikenal sebagai Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), dilihat sebagai penyeimbang penting terhadap pengaruh China di kawasan.

Jepang, yang merupakan ketua CPTPP tahun ini, mengatakan akan melakukan konsultasi dengan negara-negara anggota untuk merespon permintaan China.

Namun Jepang tidak memberikan indikasi kapan akan melakukan hal tersebut.

"Jepang meyakini bahwa penting untuk menentukan apakah China, yang telah mengajukan permintaan untuk bergabung dengan TPP-11, siap untuk memenuhi standar yang sangat tinggi," kata Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura pada Jumat.

TPP sendiri merupakan pusat dari poros strategis mantan Presiden AS Barack Obama di Asia, namun penggantinya, Donald Trump, menarik AS dari pakta tersebut pada tahun 2017.

Akses ke CPTPP akan menjadi dorongan besar bagi China setelah penandatanganan perjanjian perdagangan bebas Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang beranggotakan 15 negara tahun lalu.

Pemerintah China telah melakukan lobi untuk diikutsertakan dalam pakta tersebut. Mereka menggarisbawahi potensi kerja sama ekonomi China dan Australia yang sangat besar. Namun, hubungan kedua negara itu telah memburuk.

Inggris pada Juni mulai bernegosiasi untuk bergabung ke pakta perdagangan tersebut, sementara Thailand juga telah mengisyaratkan minatnya.

Wang dan O'Connor melakukan pembicaraan telepon untuk membahas langkah selanjutnya setelah pengajuan China, kata kementerian perdagangan China. (IMC02/Ant)

Sumber: Sumber: Reuters


BERITA BERIKUTNYA