Beruang Pemangsa Ternak Terjerat Perangkap

Kamis, 16 September 2021 - 05:53:31 WIB

Perangkap yang menjerat beruang madu yang sudah beberapa minggu terakhir memangsa ternak warga Sungai Jernih, Pondok Tinggi Kerinci. (ist)
Perangkap yang menjerat beruang madu yang sudah beberapa minggu terakhir memangsa ternak warga Sungai Jernih, Pondok Tinggi Kerinci. (ist)

IMCNews.ID, Sungai Penuh - Warga Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh beberapa pekan terakhir diresahkan dengan kemunculan dua ekor beruang yang kerap memangsa ternak warga.

Bahkan, beruang itu dikabarkan warga telah sering masuk perkampungan dalam beberapa bulan terakhir.

"Ya, sudah sering meresahkan warga Beruang itu, makanya diminta pihak terkait untuk menangkapnya. Saya dapat informasi malam tadi (Selasa malam, red) telah masuk perangkap," ujar Miko, warga Sungai Jernih, Rabu (15/09/2021) kemarin.

 "Ada dua ekor sering ditemukan baru satu ekor yang ditangkap," tambahnya.

Sementara itu, anggota resort Kerinci BKSDA seksi 1 Bangko, Ridwan, membenarkan tertangkapnya satu ekor beruang madu di desa Sungai Jernih, kecamatan Pondok Tinggi, Sungai Penuh.

"Ya, tertangkapnya malam tadi (Selasa malam, red) sekira pukul 22.30 Wib, di dekat perumahan warga di dusun Batu Panjang, desa Sungai Jernih," jelasnya.

Dia menambahkan pemasangan perangkap tersebut, setelah adanya laporan dari warga setempat, bahwa beruang sering memangsa ternak warga.

"Tapi konflik dengan warga belum, cuma baru ternak yang dimangsa oleh beruang itu. Jumlah beruangnya informasi dari warga ada dua ekor," tuturnya.

Pengintaian beruang itu dilakukan selama dua hari sejak terpasangnya kerangkeng dari petugas gabungan BKSDA Seksi 1 Bangko dan KPHP Kerinci.

"Dua hari kita pasang, di malam kedua masuk kerangkeng yang dipasang dekat rumah warga. Karangkeng yang kita pasang cuma satu unit," sebutnya.

Menurutnya, beruang itu nantinya akan kembali dilepasliarkan. "Tadi sudah dicek dokter hewan, kondisi beruang sehat. Beruang akan dilepas ke habitatnya," pungkasnya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA