IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan bahwa seluruh perusahaan BUMN kini membuka kesempatan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk ikut ambil bagian dalam pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan oleh BUMN.
"Dengan transformasi di procurement ini, seluruh perusahaan BUMN membuka kesempatan bagi UMKM untuk ambil bagian dalam pengadaan barang dan jasa yang digelar BUMN. Ini jelas membuktikan bahwa pengadaan BUMN yang tadinya tertutup menjadi terbuka," kata Erick yang disiarkan secara virtual di Jakarta, Kamis.
Erick menyampaikan hal tersebut usai menandatangani nota kesepahaman bersama untuk menyukseskan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di tubuh BUMN.
Pada kesempatan itu, Erick juga menyampaikan bahwa program Padi UMKM besutannya kini telah menaungi 10.100 UMKM di seluruh Indonesia dengan 130.000 transaksi. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp10,4 triliun per Agustus 2021.
Erick juga meminta agar perusahaan BUMN turut merangkul UMKM di tengah kondisi pandemi COVID-19, yang dampaknya besar bagi UMKM.
Dengan demikian, UMKM juga dapat maju bersama BUMN yang memimpin sebagai lokomotif, sehingga keuntungan dapat dirasakan bersama.
"Jangan sampai BUMN nya untung, tapi UMKM nya rugi. Jadi, harus dirangkul," ujar Erick.
Erick juga mengapresiasi Kementerian Perindustrian yang bersinergi bersama Kementerian BUMN untuk lebih banyak melibatkan UMKM dalam hal pengadaan barang dan jasa.
"Terlebih sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang akan diberikan Kemenperin kepada UMKM, ini akan sangat membantu kami. Oleh karena itu saya mengapresiasi Kemenperin," tukas Erick. (IMC02/Ant)
1.776 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur: Penanganan Karhutla Harus Terpadu
Upaya PT SAS Selamatkan Hutan Lindung Gambut Londerang dari Karhutla
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Cempaka Putih, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan
Masyarakat Diminta Ikut Jaga Jalur Pipa Migas dan Tingkatkan Kesiagaan Kebakaran
Gus Kikin Terpilih Sebagai Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Am
Dampak Asap, Pembelajaran Jarak Jauh Siswa PAUD hingga SMP di Kota Jambi Diperpanjang