IMCNews.ID, Sungai Penuh - Walikota Sungai Penuh, Ahmadi terus memantau kinerja dari pejabat di lingkungan pemerintah yang ia pimpin.
Reshuffle pejabat baru bisa dilakukan setelah pasangan Walikota dan Wakil Walikota, Ahmadi dan Alvia Santoni enam bulan menjabat.
Jika merujuk pada aturan enam bulan pasca dilantik 25 Juni 2021 lalu, kemungkinan besar Januari 2022 mendatang akan segera ada reshuffle.
BACA JUGA : Tiga Besar Calon Sekda Kerinci
Walikota Sungaipenuh, Ahmadi Zubir, tak menapik kemungkinan adanya reshuffle. Bahkan, dirinya memberi warning seluruh pejabat di lingkup Pemkot Sungai Penuh.
"Untuk reshuffle kita menyesuai aturan, enam bulan pasca dilantik baru dibolehkan," ungkap Wako Ahmadi belum lama ini.
Dikatakannya, sejak dilantik, dirinya dan Wawako fokus untuk mensukseskan program 100 hari kerja. Sejalan dengan itu, juga melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat di masing-masing SKPD.
"Aturan enam bulan itu, memberi ruang kepada kita untuk menilai kinerja dari seluruh pejabat (Pemkot Sungai Penuh, red), untuk disesuaikan dengan visi dan misi kita," ungkapnya.
Menurut dia, dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Sungai Penuh, dirinya menginginkan pejabat yang membantu program kerja yang sejalan dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota.
"Kita cari yang sejalan dengan visi dan misi kita. Kalau tak sejalan, tentu program pembangunan yang kita tuangkan dalam visi dan misi akan terkendala," terangnya.
Ditanya kemungkinan reshuffle Januari 2022, Ahmadi mengaku akan melihat hasil evaluasi.
"Kita tidak ingin tergesa-gesa. Kita ingin yang terbaik, urusan politik sudah selesai. Sekarang para pejabat fokus kerja dulu dengan baik, kita tuntaskan program 100 hari," pungkasnya. (IMC01)
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN
BUMD Siginjai Bakal Kelola 11 Jenis Usaha, Dewan Ingatkan Soal Struktur Organisasi