Kondisi Jalan Sijenjang Dikeluhkan, Panas Berdebu, Hujan Becek

Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:41:11 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Kerusakan parah jalan Raden Fatah, RT 05, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi sudah berlangsung beberapa tahun belakang. Kondisi itu menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar. 

Kondisi itu menyebabkan warga harus menikmati debu jalanan ketika cuaca panas dan becek ketika hujan. Bahkan, kondisi jalan tersebut juga tak jarang membuat kemacetan karena posisinya di persimpangan. 

Lurah Sijenjang, Sagap Ali Solihin mengatakan, Juli lalu sempat ada gejolak di tengah masyarakat yang berencana menyetop truk-truk perusahaan yang kerap melintasi jalan tersebut.

“Karena ada beberapa dampak, pertama kerusakan jalan. Tapi perusahaan sudah berkomitmen akan memperbaiki secara berkelanjutan dan dampak sosial lingkungan masyarakat sekitar. Ada beberapa pelaku usaha UMKM yang terpaksa berhenti aktivitasnya karena dampak debu yang luar biasa,” jelasnya, Rabu (4/8/2021).

Pihak kelurahan, diakuinya juga sudah memfasilitasi pertemuan warga dan sejumlah perusahaan yang angkutannya kerap melewati jalan tersebut. Dari pertemuan itu, ada beberapa kesepakatan yang disepakati.

“Di antarnya proses penimbunan jalan, nanti akan melibatkan warga sekitar untuk memonitor penimbunan. Selain itu juga sudah ada surat keputusan, agar pihak terkait dalam hal ini perusahaan akan mengecor jalan itu sekitar 50 sampai 100 meter. Itu kesepakatannya,” jelas Sagap.

Kesepakatan lainnya, yakni mengenai dampak sosial ekonomi, pihak perusahaan meminta data warga di RT 05 yang sangat terdampak atas mobilisasi angkutan perusahaan tersebut. 

“Awalnya memang ada penimbunan. Tapi saya tidak tahu dari mana, karena tidak ada melapor. Belakangan diketahui itu dari pihak perusahaan. Mereka ada jadwal menimbun, yakni hari Selasa dan Jumat,” tambahnya.

Adapun perusahaan yang dimaksud yakni PT EWF, PT Sungai Bahar Pasifik Utama dan satu perusahaan batu bara.

“Sebenarnya banyak yang melintas jalan ini, tapi diwakilkan yang datang tiga perusahaan ini. Mereka beregerak di kelapa sawit dan batu bara,” tukasnya. (IMC01) 



BERITA BERIKUTNYA