IMCNews.ID, Tebo - Sebanyak 18 orang pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) diamankan tim Opsnal Satreskrim Polres Tebo dalam sepekan. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mengaku dibekingi oleh Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI).
Kapolres Tebo AKBP Gunawan Tri Laksono mengatakan, para pelaku bakal dijerat dengan pasao 158 Jo oasal 35 UU nomer 3 tahun 2020 tentang Minerba. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1M.
"Kita sedang mengejar penadah yang sudah diketahui, namun kini sedang berusaha menjauh dari Jambi," katanya, Senin (26/7/2021).
BACA JUGA : Kecelakaan Maut di Ruas Jalan Kerinci-Bangko, Siswa SMP Tewas Ditabrak Dump Truk
Menurut Gunawan, para pelaku PETI ini dijamin keamanan oleh organisasi APRI. Namun untuk di Tebo organisasi ini tidak memiliki izin melakukan kegiatan atau dapat dikatakan Ilegal.
"Kita akan panggil pihak APRI ini, dan menelusuri sejauh mana kegiatannya," ujarnya.
Salah satu pelaku Irwansyah mengungkapkan, dia berani melakukan aktivitas PETI karena mendapatkan bekingan dari APRI. Menurut dia ada upeti dan syarat yang harus dipenuhi saat mendaftar mendaftarkan diri menjadi anggota APRI.
"Dio (bos APRI) berani menjamin. Perbulan kita jual emas ke dia dan keamanan dijamin," katanya.
Irwansyah menjelaskan, setiap anggota diwajibkan membayar iuran, harian sebesar Rp 5.000, kemudian uang iuran perbulan Rp 10.000. Dengan adanya jaminan dari APRI dia memberanikan diri untuk kembali menambang.
"Kalau ditempat lain kito jual Rp 760 ribu. Kalau samo APRI, hasil nambang kito dibeli Rp 704 ribu. Itu sudah sesuai dengan kesepakatan," ujarnya. (IMC01)
Komisi III DPRD Kota Jambi Bahas Polemik Sampah, Penutupan TPS dan Iuran Pengangkutan Disorot
DPRD Kota Jambi Respon Keluhan Masyarakat Doal Pengelolaan Sampah
RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Terus Perjuangkan Nasib P3K
Warga Pematang Sulur yang Hilang Saat Mancing di Buluran Kenali Belum Ditemukan
Masih Nekat Mainkan Harga Sawit di Tingkat Petani, Perusahaan Bakal Ditindak Tegas
Oknum Pengasuh Ponpes di Tebo Diduga Cabuli Sejumlah Santriwati, Begini Modusnya
Kecelakaan Maut di Ruas Jalan Kerinci-Bangko, Siswa SMP Tewas Ditabrak Dump Truk