IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan guru merupakan kunci utama dalam mengubah sistem pendidikan di Indonesia.
“Dengan demikian bisa mempersiapkan generasi bangsa yang berdaya saing tinggi,” ujar dia dalam webinar yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Dia juga menitikberatkan pentingnya kebiasaan untuk berpikir kritis serta mendorong masyarakat maupun institusi pendidikan dengan cara luar biasa agar siswa dapat memiliki kemampuan berpikir kritis.
“Kita mungkin belum mengerti karena belum ada yang pernah menjelaskan dengan cara yang lugas, jelas, dan sederhana. Itu juga suatu hal yang sangat membantu. Penyederhanaan dari pada konten untuk bisa benar-benar mudah dimengerti,” tambah dia.
Nadiem juga berpesan pada para guru untuk menomorsatukan murid dan apa yang murid butuhkan. Kondisi itu dapat digunakan sebagai prinsip dasar dalam melakukan semua hal.
“Jangan pernah percaya orang yang bilang kepada anda bahwa kita tidak boleh mengambil risiko di dalam pendidikan. Tidak ada yang namanya inovasi atau kreativitas tanpa mengambil risiko, tanpa mencoba hal-hal yang baru. Guru di seluruh Indonesia harus menjadi salah satu inovator terbesar. Dia harus terus mencoba hal-hal yang baru, belajar hal-hal yang baru, mencoba teknologi-teknologi yang baru untuk terus menemukan mana resep yang pas untuk muridnya,” kata dia.
Ia juga meminta para guru untuk selalu memastikan bahwa tidak semua murid itu sama, namun semuanya mempunyai perbedaan.
Untuk itu, kata dia, perlu mencoba hal baru, baik untuk guru maupun murid. (IMC02/Ant)
Gambut Londerang Kembali Terbakar, Al Haris Turun ke Lokasi Uji Zat Pemadam Api
Respon Kebijakan Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat, M Hafiz: Potensi Ruang Fiskal Bagi Daerah
Kejagung Sita 38 Objek Tanah Dalam Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tinjau Lokasi Kebakaran di Tanjung Raden, Gubernur Minta Warga Waspada Api di Musim Kemarau
Edi Purwanto Penuhi Janji, Jalan Padang Lamo Mulai Dibangun Tahun Ini