Kasus Melonjak, Kebutuhan Oksigen Meningkat

Rabu, 07 Juli 2021 - 06:11:32 WIB

IMCNews.ID, Muara Sabak - Lonjakan kasus covid-19 terus terjadi. Akibatnya, kebutuhan oksigen juga meningkat. Seperti di RSUD Nurdin Hamzah Muarasabak, kebutuhan meningkat tajam.

Jika sebelumnya 200 tabung dapat memenuhi kebutuhan selama satu bulan, namun sejak dua bulan terakhir, penggunaan oksigen mencapai 300 tabung per bulan.

"Dua bulan terakhir ini pemakaian gas, memang mengalami peningkatan. Sebelumnya 200 tabung cukup untuk kebutuhan satu bulan, tapi sekarang dalam satu bulan pemakaian oksigen mencapai 300 tabung," kata Direktur RSUD Nurdin Hamzah, Nasrul Efendi.

Meski dari segi harga, maupun pasokan oksigen masih terbilang aman, namun pihak rumah sakit mengakui adanya kendala terkait keterbatasan pengiriman tabung.

BACA JUGA : Seluruh Kegiatan Dihentikan Sementara Akibat 2 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Pihak RSUD Nurdin Hamzah berharap jumlah tabung oksigen dapat lebih banyak. Namun hal ini tidak dapat dipenuhi oleh penyedia oksigen, lantaran rumah sakit lainnya di Provinsi Jambi juga mengalami peningkatan kebutuhan oksigen.

"Sekarang ini penyedia hanya dapat memasok oksigen sekitar 6 tabung saja per dua hingga tiga hari. Sementara kami berharap pihak penyedia dapat memasok lebih banyak lagi, misalnya 60 tabung atau kalau bisa langsung 300 tabung," kata Nasrul.

Hal ini tak lain guna mengantisipasi terjadinya peningkatan pemakaian oksigen. Namun terkait kendala ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak penyedia oksigen lainnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjabtim. Kata dia, sejauh ini untuk kebutuhan dan pasokan oksigen di RSUD Nurdin Hamzah Tanjab Timur masih terbilang aman.

"Alhamdulillah, untuk Tanjung Jabung Timur belum ada kendala terkait kebutuhan tabung oksigen baik di RSUD maupun di tingkat puskesmas," ujar Sekda.

Ditambahkannya, sempat ada peningkatan di RSUD NH sebelumnya dibawah 300 dan 2 bulan terakhir diatas 300 tabung. Meski demikian untuk saat ini belum ada Kendal dan kelangkaan yang berarti terkait pasokan oksigen.

"Untuk jaga jaga Dinas Kesehatan  Kabupaten Tanjabtim sudah mengadakan Oksigen Consentrat sebanyak 20 tabung, untuk 17 Puskesmas dan dua tabung untuk di mess tempat isolasi dan 1 standby di Dinkes untuk emergensi, " jelas Sapril. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA