Menanti Gebrakan Al Haris-Abdullah Sani

Senin, 14 Juni 2021 - 07:59:25 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Al Haris-Abdullah Sani telah resmi menjadi pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Gubernur Jambi. Pasangan yang diusung PAN, PKB dan OKS segera resmi memimpin Provinsi Jambi. 

Usai rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, Sabtu (12/6/2021) lalu, SK penetapan langsung diserahkan ke DPRD Provinsi Jambi. 

Jadwalnya, DPRD Provinsi Jambi bakal langsung menggelar paripurna penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Senin (14/6/2021) hari ini. 

"Pelantikan itu kan tergantung Presiden, semoga bulan ini Gubernur sudah bisa dilantik," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Rocky Chandra yang hadir dalam rapat pleno KPU Sabtu lalu. 

Sementara Ketua KPU Provinsi Jambi, M. Subhan mengatakan, tugas KPU dalam Pilgub telah selesai pada dilakukan pleno penetapan calon terpilih. 

""Dengan penyerahan SK ke DPRD, maka berakhir sudah semua tahapan pelaksanaan Pilgub Jambi. Setelah ini hanya tinggal menyelesaikan tugas administrasi mengenai pertanggungjawaban NPHD,’’ katanya.

Di sisi lain, Pengamat politik dari Universitas Jambi (Unja), Citra Darminto mengatakan, setelah dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur tugas besar menanti pasangan Haris dan Sani untuk mewujudkan 'janji' dan kontrak politiknya. 

"Warga Jambi sangat menunggu upaya nyata dari keduanya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai janjinya," katanya.

Citra menilai, sudah cukup lama Jambi seperti tanpa arah dan tujuan. Banyak pekerjaan rumah yang menurutnya menanti pasangan tersebut ke depan. 

"Haris-Sani harus mampu membuat terobosan-terobosan dalam pembangunan. Karena saya menilai, selama 5 tahun terakhir kepemimpinan sebelumnya belum ada perubahan yang berarti di Provinsi Jambi," jelasnya.

Dia menyebut, pada tahun pertama memimpin nantinya, ada empat hal yang sudah menanti. Yang pertama meningkatkan kesehatan. Kemudian masalah pendidikan, daya beli masyarakat, dan tata kelola pemerintahan.

"Meningkatnya ke empat aspek tersebut bisa menunjukkan kesuksesan kepala daerah dalam memimpin pada tahun pertama. Selain itu, keempat aspek tersebut merupakan hal yang mudah diukur ketika diperbaiki dan ditingkatkan," sebutnya.

Strategi untuk memenuhinya menurut Citra, harus diprogramkan. Kemudian, anggarannya tersedia, ada yang bertanggungjawab, dan ada yang menjalankannya.

‘’Untuk itu alangkah baiknya jika upaya peningkatkan ke empat aspek tersebut dibarengi dengan menjalankan terobosan yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Dengan begitu masyarakat bisa mengukur keberhasilan kepala daerah yang telah dipilihnya . Kalau masalah infrastruktur dan masalah pembangunan lainnya itu biasanya ada ukuran waktu," jelasnya.

Di masa pandemi saat ini, Citra menilai, yang dibutuhkan masyarakat adalah responsibilitas, pemimpin yang lebih agresif dan turun langsung dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lapangan.  

Dia berharap selama 100 hari pertama kerja Haris-Sani, persentase di lapangan harus lebih banyak dibanding di kantor. Semua masalah administrasi biar dilakukan oleh OPD sesuai tugas pokok dan fungsinya. 

"Jejak 100 hari pertama kepemimpinan akan sangat membekas di masyarakat. Masalah berhasil atau tidak atas solusi yang diberikan oleh pemimpinnya, selama masa pandemi ini orang akan lebih bisa memahaminya. Seandainya solusi tersebut kurang berjalan baik, yang terpenting adalah pemimpinnya bisa merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Sehingga tidak ada jarak antara pemimpinnya dengan masyarakat," jelasnya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA