Hukum

Sialnya Asiang Kehilangan Rp7,5 Miliar Karena Dipinjam, Malah Masuk Bui

Januari 14, 2020 07:07
Asiang saat memberikan keterangan. (Rano/IMCNews.ID)
Asiang saat memberikan keterangan. (Rano/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Pengusaha kakap Jambi, Joe Fandy Yoesman alias Asiang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Effendi Hatta, Zainal Abidin dan Muhamadiyah, Selasa (14/1/2020).

Dia bisa dikatakan menjadi sosok paling sial di antara semua terpidana kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi. Pasalnya, saat ini Asiang menjadi satu-satunya penyetor uang yang sudah masuk bui. 

Dalam sidang lanjutan suap ketok palu terungkap bahwa uang Asiang yang hilang dipinjam tidak lah sedikit. Pengakuan Asiang, selain uang Rp5 Miliar guna menyuap anggota DPRD Provinsi Jambi saat itu, dirinya juga meminjamkan sejumlah uang kepada dua orang lainnya. 

"Ada dua orang pertama Kabid Bina Marga Budi Nurrahman sebesar Rp1,5 Miliar. Lalu ada Apif Firmansyah sebesar Rp1 Miliar, semuanya belum ada yang kembali," ungkap Asiang. 

Semua pinjaman itu, lanjut Asiang, tidak disertai dengan bukti peminjaman. Sehingga saat keduanya lengser dari posisinya, semuanya sulit untuk dihubungi kembali. 

"Waktu itu laporannya Budi Nurrahman agak memaksa karena kepentingan mendesak habis itu lewat beberapa bulan dia dipecat. Sama Apif juga saat itu minjam, setelah minjam dia dipecat Zumi Zola juga dan sudah tidak bisa dihubungi," ucap Asiang. 

Asiang sendiri mengatakan berani meminjamkan karena takut akan dipersulit saat proses lelang proyek di Provinsi Jambi. Sehingga dirinya memutuskan dengan harapan tidak dipersulit. (IMC01) 

Reporter: Rano