Jambi Terkini

Sedang Dipersiapkan, Uji Swab Mandiri Jambi Bakal Dilaksanakan Setelah Lebaran

Mei 23, 2020 08:44
Bantuan reagent atau pereaksi kimia untuk tes PCR atau Uji Swab COVID-19 dari Temasek Foundation Singapura. Jambi akan tes PCR COVID-19 mandiri setelah hari raya Idul Fitri 1441 H. (ist)
Bantuan reagent atau pereaksi kimia untuk tes PCR atau Uji Swab COVID-19 dari Temasek Foundation Singapura. Jambi akan tes PCR COVID-19 mandiri setelah hari raya Idul Fitri 1441 H. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Provinsi Jambi akan melaksanakan tes polymerase chain reaction (PCR) atau uji swab secara mandiri setelah Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Masih ada beberapa persiapan teknis yang akan dilengkapi, setelah hari raya tes PCR akan dapat dilaksanakan," kata Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (Unja) Maryanto.

Dijelaskannya dalam pelaksanaan tes PCR untuk pasien COVID-19 di Jambi, pihaknya berkolaborasi dengan beberapa instansi di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi, Pemkot Jambi, Pemprov Jambi, Unja dan BPOM.

Saat ini tim pelaksana tes PCR Covid-19 secara mandiri tersebut masih melengkapi peralatan teknis untuk pelaksanaan tes tersebut.

Selain itu, reagen atau pereaksi kimia bantuan dari Temasek Foundation Singapura tersebut masih akan di uji coba dengan alat tes PCR atau KIT PCR yang dimiliki oleh Laboratorium FKIK Unja.

BACA JUGA : Kasus Positif Covid-19 Jambi Bertambah 2 Sembuh 4

Selanjutnya hasil uji coba tersebut terlebih dahulu akan dilaporkan kepada BNPB serta menunggu izin dari BNPB untuk pelaksanaan tes PCR Covid-19 secara mandiri di Jambi.

"Sembari menunggu izin, tim akan mempersiapkan kelengkapan alat dan bahan untuk tes," kata Maryanto.

Untuk pelaksanaan tes PCR Covid-19 tersebut Pemerintah Kota Jambi mendapatkan bantuan reagen untuk 10 ribu kali tes PCR. Nantinya reagen tersebut akan digunakan untuk tes PCR seluruh pasien Covid-19 di Provinsi Jambi.

Dengan pelaksanaan tes PCR secara mandiri tersebut, diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya untuk perawatan pasien Covid-19 di daerah itu. (IMC01)