Satpol PP Kota Jambi Denda dan Segel Lima Tempat Usaha

Satpol PP Kota Jambi Denda dan Segel Lima Tempat Usaha
Mustari saat memberikan peringatan di saunk kito. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jambi melakukan operasi pengawasan dan penindakan Prokes Covid-19 di tempat tempat usaha dalam Kota Jambi, Sabtu (24/4/2021) malam. 

Operasi ini dilakukan menindaklanjuti Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro yang masa berklakunya diperpanjang.

Sebanyak 11 tempat usaha ditindak dalam operasi yang melibatkan ratusan personil gabungan dari Satpol PP Kota Jambi, Satpol PP Provinsi Jambi, Kodim 0415 Batanghari, Polresta Jambi, Denpom, Dishub, dan Damkar tersebut.

Salah satu lokasi yang ditindak adalah Swiss-Belhotel. Hotel bintang empat di Jalan Sumantri Brojonegoro Kota Jambi itu ditindak karena memfasilitasi kegiatan tak memenuhi standar prokes.

BACA JUGA : Pesta Ulang Tahun di Swiss-belhotel Dibubarkan Paksa

Tim gabungan membubarkan kegiatan perayaan ulang tahun (sweet seventeen) disertai musik Disk Jockey (DJ) di Room The View hotel tersebut. Acara itu digelar seorang pelajar salah satu SMA di Kota Jambi. 

Pembubaran dipimpin langsung Kasat Pol PP Kota Jambi, Mustari Affandi bersama petugas kepolisian. Melihat kedatangan petugas, para tamu langsung panik. Puluhan pelajar tersebut langsung dikumpulkan oleh petugas dan diberikan arahan. 

"Wajib bayar denda, karena tempat ini (Swissbell, red) telah dua kali melanggar. Jika masih juga mengulangi kami segel tempat kalian," tegas Mustari, kepada pihak hotel. 

Menurut Mustari, penyelenggaraan acara itu tidak berkoordinasi dengan gugus tugas. Pihak penyelenggara juga tidak mengajukan izin.  

"Sebenarnya ini acara pribadi. Tapi mereka mengundang temannya dari sekolah lain. Acara sweet seventeen," katanya.

Sementara itu, pihak hotel menyanggupi denda dan sanksi yang mereka terima. Lalu semua peserta dibubarkan dan diminta meninggalkan lokasi acara. 

"Kalian semua besok harus lakukan test antigen covid-19," tegas Mustari.

Rencananya, Senin (26/4/2021), para pelajar yang mengikuti pesta ulang tahun akan dilakukan rapid antigen dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah. 

"Rencananya hari Senin semua yang ada disana akan kita rapid. Sementara pihak hotel akan dikenakan denda kisaran Rp 5-10 juta," jelasnya.

Selain Swiss-Belhotel, tim gabungan juga menindak 10 tempat usaha. Mulai dari kafe, angkringan dan rumah makan di Kota Jambi. Empat diantaranya disegel dan didenda antara Rp 5 juta-10 juta karena melanggar prokes. 

Keempat tempat usaha tersebut yakni, Rumah Makan (RM) Saunk Kito di Jalan Sumantri Brojonegoro, Caffe Jek Coffe di jalan Purnama, Angkringan Sarapan Malam di jalan Patimura, dan Caffe Park Foos n Bar di jalan Sukarno Hatta. 

Selain melanggar prokes, keempat tempat usaha ini ada juga yang melebih peberlakuan jam malam dan menjual mnuman beralkohol. 

Kemudian enam tempat usaha lainnya diberi peringatan pertama, yaitu Kedai Polos di Jalan H Agus Salim, Caffe Bosko di Sungai Sawang, One Way Caffe di jalan Patimura, Dine And Chat di jalan Sumantri Brojonegoro dan Sate Padang Edi di jalan Kol Abunjani. Berikutnya, Bandrek Malang di jalan Kol Abunjani.

Mustari mengatakan penyegelan dan denda dilakukan karena tempat usaha tak menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dia menjelaskan, Saunk Kito tidak menjalankan prokes saat berbuka puasa, disegel dan denda Rp10 juta. Kemudian, Caffe Jek Coffe, pelayanan tidak menggunakan masker, tidak ada jarak pengunjung, melebihi pemberlakuan jam malam, disegel dan denda Rp 5 juta.

"Akringan Sarapan Malam di jalan Pattimura melebihi jam malam, tidak ada menjaga jarak, disegel dan denda Rp5 juta," katanya. 

Kemudian, Caffe Park Foos N Bar di jalan Sukarno Hatta, beroperasional menjual minol di bulan suci Ramadan, disegel dan penyitaan minol 192 botol, serta denda Rp10 juta.

Selain itu, enam tempatb usaha lainnya dilakukan pemasangan stiker peringatan pertama, lantaran tak menerapkan prokes. (IMC01)