Rp 50 M Untuk Peremajaan Pipa Distribusi Air PDAM

Rp 50 M Untuk Peremajaan Pipa Distribusi Air PDAM
ilustrasi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Dirut Perumda Air Minum Tirta Mayang, Dwike Riantara mengakui, distribusi air kepada pelanggan kerap terganggu. Kata dia, hal itu disebabkan pipa distribusi Perumda Air Minum Tirta Mayang banyak yang berusia tua.

“Kita tahu, bahwa memang saat ini kondisi pipa khususnya jalur Aurduri itu masih kecil dan lama. Sehingga memang butuh peremajaan,” terangnya.

Disampaikannya, Pemkot Jambi telah mendantangi MoU peminjaman dana kepada PT SMI tahun ini. Di mana lebih kurang Rp 50 miliar akan diperuntukkan Perumda Air Minum Tirta Mayang guna meremajakan serta penambahan jaringan distribusi air bersih di Kota Jambi.

“Termasuk penambahan kapasitas air di jaringan Aurduri. Dampaknya jika proyek sudah selesai, bisa mengoptimalkan pelayanan di beberapa wilayah yang selama ini masih terkendala,” terangnya.

BACA JUGA : THR Wajib Dibayarkan Sebelum Lebaran

Lanjutnya, diperkirakan peremajaan serta penambahan jaringan ini diprediksi akan selesai pada November mendatang. 

“Yang butuh peremajaan hanya ada beberapa, tertutama pipa-pipa lama. Ini (dana, red) bukan keseluruhan untuk peremajaan. Nantinya jika sudah berfungsi sebagai mana mestinya, maka pendistribusian bisa kita optimalkan,” terangnya.
 
Sementara itu, selama Ramadan, Dwike mengaku, pihaknya telah melakukan persiapan khusus untuk menjaga pelayanan air secara optimal. Ini untuk memsatikan pelanggan memperoleh air yang cukup untuk keperluan selama bulan Ramadan.

“Kita siagakan 24 jam petugas untuk menjaga kuantitas, kulaitas dan kontinuitas pelayanan secara optimal. Ini untuk memonitor potensi gangguan di wilayah pelanggan,” terangnya.

Selain itu juga, pihaknya menyiapkan armada tangki jika terjadi gangguan 2x24 jam di wilayah pelanggan untuk menyalurkan air bersih. 

“Selain itu kita juga menjaga sistem perpompaan dan distribusi berfungsi dengan baik. Untuk perbaikan, pencucian dan lainnya, itu kita lakukan sebelum ramadan, sehingga tidak ada penghentian pendistribusian,” tutupnya. (IMC01)