21 Juni 2018, 10:33:40 WIB

WARSI Sesalkan Penembakan SAD, Ternyata Ini Pemicu Terjadinya Bentrok

WARSI Sesalkan Penembakan SAD, Ternyata Ini Pemicu Terjadinya Bentrok
Wabup Bungo saat melakukan mediasi. (dok)

IMCNews.ID, Jambi - Selasa sore (19/6) berubah jadi hari yang menakutkan dan mencekam bagi kelompok Hari dan Badai, Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di perumahan sosial Pasir Putih Desa Dwi Karya Bakti Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo Jambi.

Sabtu (16/6) tepat di hari lebaran kedua Idul Fitri, SAD 51 KK di lokasi ini sudah mualaf mendapat kunjungan dari Ilham, SAD dari Kelompok Kitap yang bermukim sekitar Nalo Tantan Kabupaten Merangin.

Entah bagaimana ceritanya Ilham disebutkan menghina kelompok Pasir Putih dengan kata-kata yang tidak pantas dan menyinggung perasaan. Tidak terima dengan perkataan tersebut, SAD Badai dan Hari melaporkan kejadian tu ke Polsek Pelepat.

Pelaporan ini juga di dasari adanya perjanjian antara kedua kelompok pada tahun sebelumnya yang juga sempat bertikai. Dalam perjanjian yang dibuat pada 2017 itu, disepakati jika terjadi pertikaian lagi maka akan dikenai denda adat sebesar Rp20 juta.

Denda adat akan meningkat menjadi dua kali lipat yaitu Rp40 juta jika ada kelompok yang membuat kericuhan di kelompok yang sudah berdamai tersebut.

Atas perjanjian inilah kemudian Badai dan Hari melaporkan ke Polsek Pelepat, pada hari Minggu (17/6). Tujuannya pelaporan ini meminta dukungan polisi supaya Ilham memenuhi perjanjian damai yang sudah dibuat pada tahun sebelumnya.

Pada Minggu sore pihak polisi menyampaikan jika Ilham tidak diketemukan oleh polisi. Alasannya itu bukan wilayah kerja Polsek Pelepat.

Namun SAD tetap menunggu polisi untuk menemukan Ilham. Karena tidak ada kejelasan, pada Selasa sore (19/6) sekitar jam 17.30 SAD Pasir Putih mendatangi Polsek untuk menanyakan kejelasan kasus ini.

Mereka datang dengan mengendarai sekitar 12 motor. SAD membawa pentungan panjang sekitar 1 meter.

Melihat SAD datang, pihak aparat melepaskan tembakan peringatan 3 kali. Bagi SAD letusan senjata walaupun itu tembakan peringatan menyebabkan mereka terpancing dan malah semakin mendekati Polsek sehingga ada yang memecahkan kaca kantor polisi tersebut.

Tidak disangka pecahnya kaca tersebut dibalas aparat dengan menembakkan senjata ke arah SAD yang menyebabkan lima orang mengalami luka tembak.

Korban yaitu Bujang mengalami tiga luka tembak, dua di kaki kanan, satu di tangan kiri. Jatim mengalami dua luka tembak, satu di tangan satu di kaki.

Unom mengalami satu luka tembak di paha kanan. Buyung satu luka di kaki. Supri satu luka tembak di kaki kiri.

Pasca keributan ini Badai yang merupakan tumenggung di kelompok ini sempat ditahan, sehingga suasana makin panas. SAD menuntut Badai dilepas dan adanya ganti rugi atas kejadian yang mereka alami dan pengobatan terhadap korban yang jatuh.

Komunitas Konservasi Indonesia WARSI sangat menyayangkan atas kejadian tersebut. “Tidak seharusnya aparat melepaskan tembakan ke arah Orang Rimba (SAD). Mereka bukan penjahat kelas kakap. Bungo merupakan salah satu daerah yang ada Orang Rimbanya," kata Rudi.

Ada perbedaan pandangan antara SAD dan Melayu. Kata Rudi bagi SAD ketika senjata sudah meletus itu artinya situasi makin buruk dan mereka akan melawan.

Harusnya aparat yang bertugas di daerah-daerah yang ada Suku Adat Marginal seperti SAD diberi pemahaman untuk menghadapi komunitas ini, karena pada dasarnya mereka takut dengan polisi.

"Namun kalau sudah terpancing mereka bisa bertahan juga dengan melakukan tindakan yang dianggap melawan hukum,” kata Rudi Syaf Direktur KKI WARSI lembaga pendamping suku adat marginal.

Dikatakan Rudi sangat disayangkan yang memprovokasi SAD sehingga mereka menjadi anarkis. “Harusnya aparat menjadi pengayom yang baik untuk semua kelompok masyarakat termasuk bagi kelompok Orang Rimba yang masih sangat sedikit pengetahuannya tentang hukum positif yang berlaku di negeri ini,” jelas Rudi.

Untuk itu menurut Rudi, WARSI menghimbau kepada aparat pemerintah dan kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan menunjukkan bahwa negara hadir untuk mengayomi semua kelompok masyarakat termasuk Orang Rimba. (IMC01)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
2 jam yang lalu

Pemprov Jambi - Sumut Teken MoU Penerapan e-Planning dan e-Budgeting

IMCNews.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. M. Dianto, M. Si menjalin kerjasama...
2 jam yang lalu

Jika Pendaftar Melebihi Kuota, Ini yang Akan Dilakukan Timsel KPU

IMCNews.ID, Jambi - Tim seleksi calon komisioner KPU 4 Kabupaten/Kota, yakni Kota Jambi, Merangin, Kerinci dan Sungaipenuh telah membuka pendaftaran...
2 jam yang lalu

Mau Ikut Seleksi Komisioner KPU, Baca Disini Tahapan Penjaringannya

IMCNews.ID, Jambi - Seleksi calon komisioner KPU 4 Kabupaten/Kota telah dimulai. Pendaftaran telah mulai dibuka terhitung sejak hari ini, Rabu...
2 jam yang lalu

Dibatasi Soal Umur, Ribuan Guru Honorer Mogok Mengajar

IMCNews.ID, Sukabumi - Ribuan guru honorer di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memilih mogok mengajar terkait adanya Peraturan Menteri Pemberdayaan...
2 jam yang lalu

Kemendikbud Buka Lowongan CASN 115 Unit Kerja, Cek Disini Formasinya…

IMCNews.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, membuka pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) di 115 unit...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76334 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66276 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 63271 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 59077 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41170 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37654 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 36087 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35767 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 34796 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

19 September 2018 - 19:21:00 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Idrus Marham

19 September 2018 - 18:25:03 WIB

Pimpinan Hargai Gugatan Pegawai KPK ke PTUN