13 Maret 2018, 11:48:24 WIB

Tak Terbukti Rusak Barang Bukti KPK, AKBP Roland Naik Pangkat

Tak Terbukti Rusak Barang Bukti KPK, AKBP Roland Naik Pangkat
M Iqbal (ist).

IMCNews.ID, Jakarta - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri tidak menemukan dugaan pelanggaran kode etik berupa perusakan barang bukti yang dilakukan Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy selama bertugas sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun mengeluarkan surat keputusan Nomor KEP/350/III/2018, untuk memutasi Roland menjadi Kapolres Cirebon menggantikan Ajun Komisaris Besar Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Kamis (8/3) silam.

"(Informasi) yang bersangkutan merusak barang bukti sudah kami tindak lanjuti, diperiksa Propam. Hasilnya, tidak ditemukan. Tidak terbukti dugaan pengerusakan barang itu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, di Mabes Polri, Selasa (13/3).

Iqbal juga membantah bahwa Roland dikembalikan oleh KPK. Roland balik ke kepolisian karena masa tugas sebagai penyidik KPK telah habis.

Selain itu, dia menegaskan penugasan Roland sebagai Kapolres Cirebon saat ini merupakan hal yang wajar bila dilihat dari masa pengabdian yang bersangkutan sebagai anggota Polri.

"(Roland) yang bersangkutan itu sudah saatnya menjadi kapolres, teman-teman seangkatannya sudah jadi kapolres, sudah saatnya," kata Iqbal.

Iqbal menuturkan lngkah memberikan jabatan Kapolres Cirebon kepada Roland juga sesuai dengan harapan pemimpin KPK, yakni setiap anggota Polri yang telah menyelesaikan tugas di KPK harus diberikan penghargaan agar memberikan motivasi kepada rekan-rekannya yang lain.

"Memang dorongan dari pemimpin KPK dari dulu sampai saat ini, apabila ada unsur Polri dan kejaksaan yang kembali bertugas di kesatuannya diberi motivasi, yang tadi ada pulling and pushing factoragar siapapun yang bertugas di KPK jadi termotivasi," tutur Iqbal.

Roland bersama rekan sekerjanya sebagai penyidik KPK Komisaris Harun dikembalikan ke Polri pada 13 Oktober 2017 silam, usai menjalani pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal (PI).

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Direktorat PI, Roland dan Harun diduga melakukan pelanggaran saat menyidik kasus dugaan suap uji materi Undang-Undang Nomor 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi (MK), dengan tersangka Basuki Hariman.

Menurut Agus, setelah pemeriksaan Direktorat PI selesai, dua penyidik KPK itu dikenakan sanksi berat, yakni berupa pemulangan ke Polri. Dia mengatakan, hasil pemeriksaan Direktorat PI pun turut dilampirkan dalam surat pemulangan kepada Polri pada 13 Oktober 2017.

"Nah, waktu hasil akhirnya paripurna dikembalikan. Di suratnya waktu pengembalian kita buktikan," kata Agus di Gedung KPK C-1, Jakarta, Selasa (31/10).

Harun sendiri telah mendapatkan 'tiket' sekolah untuk meningkatkan jenjang karier, beberapa saat setelah dipulangkan oleh KPK. 

Harun dinyatakan lulus untuk mengikuti Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimen) ke-57 tahun ajaran 2017 bersama 257 perwira menengah Polri lainnya berdasarkan Surat Telegram nomor: ST/2592/X/2017 yang salinannya diperoleh, 2 November 2017. (IMC03)


Berita Terkait

Tag Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
23 menit yang lalu

16 Parpol Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

IMCNews.ID, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan 16 partai politik telah menyerahkan laporan awal dana kampanye untuk Pemilu 2019...
26 menit yang lalu

PKB: Ketua Kadin Dan Hipmi Gabung TKN Jokowi-Maruf

IMCNews.ID, Jakarta - Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding mengonfirmasi bahwa Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan...
29 menit yang lalu

Iis Dahlia Bakal Turun Tangan Kalau Anaknya Dihujat Netizen

IMCNews.ID, Jakarta - Keganasan netizen tidak hanya dirasakan oleh Iis Dahlia, namun sang anak Devano Danendra juga merasakannya, misalnya ketika...
31 menit yang lalu

Dana Kampanye Awal Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar

IMCNews.ID, Jakarta - Dana kampanye awal pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebesar...
33 menit yang lalu

Dana Kampanye Awal Jokowi-Maruf Rp11 Miliar

IMCNews.ID, Jakarta - Dana kampanye awal pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76353 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66289 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 63287 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 59092 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41175 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37667 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 36091 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35784 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 34843 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

23 September 2018 - 20:36:53 WIB

16 Parpol Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

23 September 2018 - 20:33:54 WIB

PKB: Ketua Kadin Dan Hipmi Gabung TKN Jokowi-Maruf

23 September 2018 - 20:28:37 WIB

Dana Kampanye Awal Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar

23 September 2018 - 20:27:08 WIB

Dana Kampanye Awal Jokowi-Maruf Rp11 Miliar

23 September 2018 - 20:11:10 WIB

Amien: Lima Poin Wujudkan Pemilu Damai

23 September 2018 - 15:40:55 WIB

Sandiaga Meminta Restu KH Mahfudz Asirun