13 Maret 2018, 13:32:58 WIB

Tak Perlu Intervensi, Zainuddin Persilahkan KPK Proses Hukum Peserta Pilkada

Tak Perlu Intervensi, Zainuddin Persilahkan KPK Proses Hukum Peserta Pilkada
Ilustrasi kpk. (ist)

IMCNews.ID, Jakarta - Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali mempersilahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap calon kepala daerah peserta pilkada yang terindikasi korupsi namun harus objektif.

"Saya berpandangan silakan KPK menjalankan tupoksinya tanpa harus kita intervensi, tapi harus secara objektif," kata Amali di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/3).

Dia menilai KPK memiliki tugas pemberantasan korupsi dalam situasi dan kondisi apapun sehingga mereka harus menjalankan tupoksinya tersebut.

Menurut dia, pernyataan pemerintah berpendapat mengenai status hukum calon kepala daerah (cakada), yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda pengumuman mengenai calon kepala daerah dalam Pilkada 2018 yang menjadi tersangka kasus korupsi, dimaknai imbauan yang diperhatikan.

"Apa yang diimbau pemerintah itu diperhatikan namun kasusnya bukan dihentikan," ujarnya.

Amali mengatakan Komisi II DPR pernah rapat konsultasi dengan KPK, Polri, dan Kejaksaan namun ada fraksi yang tidak setuju apabila kasus cakada dihentikan sehingga tidak dicapai kata sepakat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menunda pengumuman mengenai calon kepala daerah dalam Pilkada 2018 yang menjadi tersangka kasus korupsi.

"Ditunda dahululah penyelidikannya, penyidikannya, dan pengajuan dia sebagai saksi dan sebagai tersangka," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (12/3).

Dia menjelaskan permintaan penundaan itu dimaksudkan agar tahapan pilkada serentak serta pencalonan kandidat tidak terganggu dengan adanya proses hukum yang harus dipenuhi calon kepala daerah Menurut dia, risiko dengan cakada dipanggil sebagai saksi atau tersangka itu akan bolak-balik KPK dan berpengaruh pada perolehan suara dan terhadap pencalonannya.

Wiranto mengatakan penetapan calon kepala daerah sebagai tersangka oleh KPK itu juga dapat berimbas ke ranah politik.

"Kalau sudah dinyatakan sebagai paslon, itu berarti bukan pribadi lagi, melainkan milik para pemilih, milik partai- partai yang mendukungnya, milik orang banyak," katanya Karena itu menurut dia, jika ingin mengumumkan calon kepala daerah yang tersangka, KPK seharusnya melakukan hal tersebut sebelum kandidat ditetapkan Komisi Pemilihan Pemilu (KPU) sehingga tidak merugikan banyak pihak. (IMC03)


Berita Terkait

Tag Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
8 jam yang lalu

Dikalahkan Wasit Saat Lawan Swiss, Serbia Banding ke FIFA

IMCNews.ID, Kaliningrad - Persatuan Sepak Bola Serbia mengajukan banding ke badan sepak bola dunia (FIFA) terkait kepemimpinan wasit Felix Brych...
8 jam yang lalu

IPW Minta Polri Independen Pada Pilkada 2018

IMCNews.ID, Jakarta- Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk independen pada Pilkada 2018 karena...
8 jam yang lalu

Tiga Insinyur Turki Terculik Dibebaskan Di Libya

IMCNews.ID, Tripoli - Tiga insinyur Turki, yang diculik pada tahun lalu di kota Ubari, Libya selatan, dibebaskan, kata pemerintah Libya dukungan...
8 jam yang lalu

22.702 Pemudik Tiba di Stasiun Pasar Senen

IMCNews.ID, Jakarta - Memasuki hari kedelapan pasca Lebaran (H+8) 2018, jumlah pemudik yang tiba di Stasiun Pasar Senen mencapai 22.702 orang. ...
8 jam yang lalu

Turki Pilih Presiden, Anggota Parlemen Dalam Pemilu Penting Bagi Erdogan

IMCNews.ID, Istanbul - Warga Turki pada Minggu mendatangi bilik pemungutan suara untuk memilih presiden dan anggota parlemen dalam pesta demokrasi,...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75865 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65895 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62875 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58689 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40923 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37429 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35872 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35503 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33958 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

24 Juni 2018 - 18:41:24 WIB

IPW Minta Polri Independen Pada Pilkada 2018

24 Juni 2018 - 18:36:11 WIB

22.702 Pemudik Tiba di Stasiun Pasar Senen

24 Juni 2018 - 18:28:20 WIB

18.273 Pemudik Tiba di Stasiun Gambir

24 Juni 2018 - 18:24:51 WIB

Wapres: Semangat Adalah Modal Utama Saudagar