10 Januari 2017, 13:12:59 WIB

Sidang Ali Abie, Saksi Dicecar Hakim Soal Tahap Lelang

Sidang Ali Abie, Saksi Dicecar Hakim Soal Tahap Lelang
Ilustrasi (Istimewa)
IMCNews.ID, Jambi - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengerjaan jalan Suak Kandis-Desa Simpang dengan terdakwa Apit, Widodo, dan Ali Abie, Senin (9/1), kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi. 
 
Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaskaan Tinggi (Kejati) Jambi menghadirkan lima orang saksi, yang semuanya adalah kelompok kerja (Pokja) atau penitia lelang proyek pengerjaan jalan senilai Rp 10 Miliar yang bersumber dari anggaran APBD Provinsi Jambi tahun 2012.
 
Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan lima orang saksi yakni, Ombar Sibarani yang merupakan ketua Pokja, dan empat orang anggotanya Purwanto, Nur Arpa, Rupinus dan Atman, dicecar oleh majelis hakim dengan pertanyaan soal tahap lelang, sehingga memenangkan PT Kosambi Laksana Mandiri.
 
Ombar Sibarani menjelaskan, pada awalnya ada 52 perusahaan yang menjadi peserta lelang. Namun setelah proses evaluasi, hanya 15 perusahan dinyatakan memenuhi syarat. Kemudian diseleksi lagi, tinggal 4 perusahaan yang dinyatakan layak ke tahap seleksi administrasi.
 
“Dari 4 itu, kemudian menjadi dua yaitu PT Kosambi Laksana Mandiri dan PT Bina Kosindo Persada. Dan PT Kosambi jadi pemenang,” kata Ombar, ketua Pokja yang saat ini telah pensiun.
 
Namun, dalam pelaksanaanya proyek tersebut, majelis menilai PT Kosambi tidak punya kemampuan dalam melakukan pekerjaan senilai Rp 10 miliar tersebut. Selain itu, pokja tidak melakukan uji kemampuan terhadap PT Kosambi.
 
“Tapi kenyataannya PT Kosambi tidak mampu bekerja, seharusnya Pokja melakukan uji kemampuan, ini tidak dilakukan,” kata Barita Saragih, ketua majelis hakim yang menyidangkan perkara ini.
 
Menurut hakim, semestinya Pokja ini diminta pertanggungjawab secara hukum. “Jaksa, apakah Pokjanya sudah diproses hukum?,” Tanya Barita Satagih. “Sejauh ini belum,” jawab jaksa Insyayadi.
 
“Seharusnya mereka ini juga diproses. Ini bisa ditindaklanjuti sesuai fakta persidangan,” timpal Barita lagi.
 
Majelis menilai banyak kejanggalan. Selain itu majelis mencurigai ada konspirasi dalam menentukan pemenang lelang. “Ini sepertinya ada konspirasi,” kata Lucas, hakim anggota.
 
Terungkap juga dalam persidangan, Pokja tidak melakukan pembuktian kualifikasi secara benar terhadap PT Kosambi. Sesuai dengan aturan, pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh direktur atau penerima kuasa di atas materai 6000.
 
Namun hal itu tidak dilakukan. Ali Abie datang bersama dengan karyawannya, Susanto. Setelah datang mengantarkan Susanto, dia lalu pergi. Oleh Pokja dianggap telah hadir memenuhi panggilan.
 
“Kenapa seperti ini, dia hanya stor muka saja kok diterima. Tidak bisa seperti itu,” tegas Barita. Namun Ombar beralasan bahwa Ali Abie sudah dianggap hadir.
 
“Kami menganggap pak Ali Abie sudah hadir, dan mengantarkan anak buahnya datang langsung ke kantor,” jawab Ombar. “Kenapa bisa begitu?,” tanya hakim lagi. “Iya begitulah adanya Pak,” kata Ombar.
 
Seharusnya, kata Barita, pemenang lelang batal demi hukum apabila dirut tidak hadir. Parahnya lagi, anggota Pokja juga banyak tidak hadir. Sehingga  mejelis menilai bahwa anggota Pokja ini juga layak diproses hukum. 
 
“Anggota Pokja layak diproses. Sidik semua. ini fakta persidangan, jangan main-main,” tegas Barita.
 
Reporter : Rahmad Ade S

Komentar

Berita Terkini

Indeks
15 jam yang lalu

BNN Mendadak Tes Urine Ratusan Kades di Batanghari

IMCNews.ID, Jambi - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi mendadak mengetes urine ratusan kepala desa di wilayah itu,...
15 jam yang lalu

Polda Jambi Ungkap Kredit Fiktif Senilai Rp8,8 Miliar di Bank Mandiri

IMCNews.ID, Jambi - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi mengungkap kasus kredit fiktif di Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Sumber...
16 jam yang lalu

Zumi Zola Minta Bupati yang Baru Dilantik Penuhi Janji Politiknya

IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi Zumi Zola minta tiga bupati/wakil bupati yang baru dilantik untuk memenuhi janji politik masing-masing semasa...
16 jam yang lalu

Sabu Senilai 9 Miliar dari Aceh Diamankan Polda Jambi

IMCNews.ID, Jambi - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi kembali mengamankan empat kilogram sabu-sabu asal Aceh senilai Rp9 miliar dan menangkap...
16 jam yang lalu

Ini Dia Kondisi Terakhir Kesehatan Novel Baswedan

IMCNews.ID, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan dalam waktu dua minggu ke depan membran plasenta yang...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 72489 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 62829 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 39264 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 35854 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 34122 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 33658 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

22 Oktober 2016 - 17:32:21 WIB Dibaca: 23475 kali

Setelah WTC, Giliran Mall Jamtos Ambruk...

20 Januari 2017 - 03:54:47 WIB Dibaca: 20910 kali

Sidak Lewat Tengah Malam di RSUD RM, Zola Marah-marah