13 Maret 2018, 20:32:05 WIB

Serikat Pekerja Minta Yusril Tuntut HSBC Indonesia

Serikat Pekerja Minta Yusril Tuntut HSBC Indonesia
Yusril ihza mahendra (dok).

IMCNews.ID, Jakarta - Serikat Pekerja (SP) HSBC Indonesia menggandeng pakar hukum Yusril Ihza Mahendra guna menuntut keadilan dari pihak manajemen Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) HSBC Indonesia yang merumahkan mereka sejak November 2017 lalu. 

Ketua SP HSBC Indonesia Iwan Syamsudin mengatakan, pihaknya bersama Yusril baru saja bertemu dengan pihak manajemen untuk membahas kejelasan pembayaran hak gaji dan pesangon mereka. Dalam hal ini, pihak manajemen diwakilkan oleh Head of Business Management KCBA HSBC Indonesia Caramia Wardhana dan kuasa hukum manajemen, Temasa Siregar.

"Intinya tadi, Yusril telah menyampaikan kepada manajemen agar hak kami dapat segera dipenuhi dan masalah bisa diselesaikan. Karena kalau berlarut-larut, nanti upah dan biaya terus berjalan, sehingga tanggungan perusahaan semakin besar kepada kami," ujar Iwan, Selasa (13/3).

Iwan menyebut, ada empat tuntutan yang disampaikan pihaknya pada manajemen dalam pertemuan tersebut. Pertama, terkait pembayaran uang pesangon. SP HSBC Indonesia meminta manajemen membayar sebanyak 1,5 kali lipat dari hak normatif karyawan. Hal ini sesuai dengan 'iming-iming' dari manajemen kala menawarkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan beberapa waktu lalu. 

"Kami meminta formula 1,5 kali lipat dari hak normatif. Tapi sampai pertemuan tadi, manajemen masih kekeh untuk memberikan satu kali dari hak normatif saja. Jadi ini masih dibicarakan," tuturnya. 

Kedua, uang loyalitas. SP meminta perusahaan turut memberikan uang loyalitas atas tiga bulan masa transisi penggabungan KCBA HSBC Indonesia dengan PT Bank Ekonomi Raharja Tbk menjadi HSBC Indonesia. 

Ketiga, penyelesaian utang. SP meminta penyelesaian utang karyawan tidak langsung dipotong dari pesangon yang diberikan. Meski, manajemen ingin langsung dipotong dari pesangon yang diberikan nanti. 

Keempat, penghapusan insentif atas penilaian kinerja akhir tahun. "Kami merasa tidak perlu ini, karena sudah tidak efektif bekerja lagi, terhitung sejak 27 November 2017," katanya. 

Namun begitu, Iwan bilang, pertemuan tersebut belum memberikan hasil apapun. Pihak manajemen, menurut dia, masih kekeh dengan sikapnya, kendati pihak SP sudah mulai mengurangi tuntutannya. 

"Kami bilang, dari empat tuntutan ini mungkin kami bisa kurangi jadi tiga saja. Tapi kami minta kalau kami bergerak (mengurangi tuntutan), ya mereka (manajemen) bergerak juga. Jangan mereka kekeh dengan kata 'pokoknya' sesuai penawaran mereka saja," jelasnya. 

Dengan tak adanya hasil dari pertemuan hari ini, Iwan menyebut, pihak SP dan manajemen sepakat akan membawa perselisihan ini ke Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Kota Jakarta Selatan pada esok hari, Rabu (14/3).

"Besok kedua belah pihak ke Sudinaker untuk jalani mediasi lagi. Kalau tidak ada kesepakatan, biasanya Sudinaker akan beri anjuran. Kalau anjuran tidak dijalankan, mau tidak mau dilanjut ke Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI JSK) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker)," pungkasnya. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
23 menit yang lalu

Diduga Tak Netral, Tim Fasha-Maulana Lapor Oknum ASN ke Panwaslu

IMCNews.ID, Kota Jambi - Dugaan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berpihak pada pasangan calon kembali terjadi. Ini terlihat adanya oknum ASN yang...
2 jam yang lalu

Megawati-Cak Imin Hadiri Kampanye Akbar Ipul/Puti

IMCNews.ID, Madiun - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menghadiri kampanye akbar pasangan...
2 jam yang lalu

Mendes: Lebih Enak di Desa Dibanding di Kota

IMCNews.ID, Jakarta- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrais (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengaku saat ini tidak banyak...
2 jam yang lalu

Praktisi: Waspadai Penyakit Setelah Lebaran

IMCNews.ID, Jakarta - Praktisi kesehatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ari Fahrial Syam mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai...
2 jam yang lalu

Anggota DPR Herman Belum Merespons Laporan Warga ke Polisi

IMCNews.ID, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery belum merespons terkait dengan laporan seorang warga bernama...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75841 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65874 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62858 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58667 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40912 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37423 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35865 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35495 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33935 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

21 Juni 2018 - 17:31:42 WIB

Mendes: Lebih Enak di Desa Dibanding di Kota

21 Juni 2018 - 17:28:34 WIB

Praktisi: Waspadai Penyakit Setelah Lebaran

21 Juni 2018 - 17:18:29 WIB

Wapres Yakin Pilkada Serentak Aman

21 Juni 2018 - 17:13:07 WIB

Presiden Belum Tentukan Waktu Bertemu KPK