13 Juni 2018, 11:56:28 WIB

Senior PAN Bicara Peluang Amien Bertarung Pilpres

Senior PAN Bicara Peluang Amien Bertarung Pilpres
Didiek (ist)

IMCNews.ID, Jakarta - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Didik J Rachbini bicara soal wacana Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Dia menilai wacana tersebut membuat ide untuk pilpres dengan calon tunggal tutup buku.

Didik mengatakan dorongan Amien Rais maju sebagai capres salah satunya datang dari sahabatnya seorang akademisi dan doktor dalam bidang politik. Dia pun terlibat dalam diskusi mengkaji soal peluang Amien di Pilpres.

"Sahabat saya sebagai seorang akademisi dan doktor di bidang politik berdiskusi di sosial media dan berpesan, 'MAR harus maju mas. Kalau Mahathir bisa, MAR pasti bisa'. MAR adalah Muhammad Amien Rais, yang sekarang turun gunung politik, menjadi oposisi, dan melakukan kritik keras terhadap pemerintah sehingga gesekan politik lumayan mengeras," kata Didik dalam keterangan tertulis, Rabu (13/6/2018).

"Turun gunung politik MAR membawa isu pembelaan terhadap kepentingan Islam, membela kepentingan ulama, yang selama dua

tahun terakhir ini dikriminalisasi, isu freeport, tenaga kerja asing, reklamasi teluk Jakarta dan sejenisnya. MAR tampil sebagai oposisi keras sehingga dirasakan sangat mengusik pemerintah yang sedang berkuasa," tambahnya.

Berikut pernyataan lengkap Didik, tanpa disunting soal dorongan agar Amien Rais maju di Pilpres 2019:

 

Catatan Capres Cawapres PAN

1. Sahabat saya yang melek politik - bahkan lebih dari itu, ia sebagai seorang akademisi dan doktor di bidang politik - berdiskusi di sosial media dan berpesan: "MAR harus maju Mas. Kalau Mahathir bisa, MAR pasti bisa." MAR adalah Muhammad Amien Rais, yang sekarang turun gunung politik, menjadin opposisi, dan malakukan kritik keras terhadap pemerintah sehingga gesekan politik lumayan mengeras. Turun gunung politik MAR membawa isu pembelaan terhadap kepentingan Islam, membela kepentingan ulama, yang selama dua tahun terakhir ini dikriminalisasi, isu freeport, tenaga kerja asing, reklamasi teluk Jakarta dan sejenisnya. MAR tampil sebagai opposisi keras sehingga dirasakan sangat mengusik pemerintah yang sedang berkuasa.

2. Saya balik bertanya: "Apakah ini pernyataan serius?" Dijawab kembali: "MAR serius apa tidak?" Yang jelas niat awal MAR turun gunung politik bukan untuk mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres. Tetapi ketika ditanya wartawan MAR tidak menjawab iya atau tidak, maka wartawan langsung membuka wacana politik baru, MAR masuk kembali ke dalam politik untuk ikut bertanding.

3. Bagaimana sebenarnya? Asal muasalnya adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang membuka ruang bagi tokoh-tokoh potensial PAN untuk tampil dan ditampilkan ke publik tidak saja sebagai tokoh partai tetapi juga sebagai tokoh yang bisa dicalonkan sebagai capres atau cawapres. Sebagai partai politik PAN bergerak untuk memainkan kartu dan ketokohan empat figurnya (Zulkifli Hasan, Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, dan MAR) untuk meramaikan dan mendinamisasi "political market", yang sedang hangat.

4. Kehadiran MAR dkk sebagai bakal Capres atau Cawapres wajar saja dan normal dalam politik. Ya ini permainan seperti saham yang dirasakan tidak bergerak dinamis, lalu ada aksi korporasi (corporate action) untuk mendinamisasikan partai secara internal ke dalam dan menjawab pertanyaan publik ke luar, PAN bagaimana dan seperti apa langkah gerak politiknya.

5. "Kalau pendiri Partai sudah turun, artinya udah luar biasa Mas. Kayak di Malaysia itu," itu pandangan analis luar terhadap perkembangan baru yang terjadi di internal PAN. Meskipun MAR tidak berniat maju, tetapi politik adalah seni segala kemungkinan dengan titik akhir yang juga banyak kemungkinannya. Tetapi seluruh tindakan politik dan hasil akhirnya sangat tergantung response

publik dan masyarakat. Jika response publik bagus, maka langkah-langkah politik akan terus maju sampai pada titik kemungkinan tertinggi. Inilah tentu yang diharapkan oleh aprtai politik, yang tujuannya adalah "to maximize votes" (suara

pemilih sebanyak mungkin).

6. Sebaliknya, jika response publik biasa saja atau bahkan rendah maka tokohtokoh partai perlu atau secara rasional akan lebih realistis dengan sendirinya. Riset akademik, survei yang masuk akal dan jujur bisa membaca itu dan mengukur kekuatan politik tokoh atau partai. Tidak hanya itu, analisis sentimen dengan memanfaatkan big data bisa membaca rensponse masyarakat terhadap

perkembangan baru yang terjadi di PAN.

7. PAN adalah partai menengah PAN yang potensial menjadi mitra koalisi untuk mengusung capres dan cawapres. Langkah politik yang dilakukan sekarang ini memberi efek terbuka terhadap kemungkinan lebih banyak tokoh bisa mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres. Dengan dinamika internal seperti ini, maka ide calon tunggal sudah tutup buku karena partai-partai tidak bisa digiring lagi ke arah satu calon yang dianggap kuat. Dinamika baru ini juga membuka peluang lahirnya poros ketiga lebih besar lagi sehingga pilpres 2019 menjadi lebih dinamis.

Didik J Rachbini

London, 12 Juni 2018. (IMC03)

Sumber detik.com


Berita Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
3 jam yang lalu

Ketua Golkar Jambi Sebut Fasha Paling Banyak Terima Penghargaan

IMCNews.ID, Jambi - Sampaikan orasi pada kampanye akbar calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi nomor urut 2 Syarif Fasha dan Maulana, Plt Ketua DPD...
3 jam yang lalu

Ustadz Cholis Ajak Pilih Fasha-Maulana, Ini Alasannya

IMCNews.ID, Kota Jambi - Ustaz kondang asal Sebrang Cholis mengajak untuk memilih Fasha-Maulana dalam kampanye akbar pada Sabtu (23/6/2018) di GOR...
4 jam yang lalu

Puluhan Ribu Massa Padati Kampanye Akbar Fasha-Maulana

IMCNews.ID, Kota Jambi - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Fasha Maulana, siang ini Sabtu (23/6/2018) menggelar Kampanye Akbar di...
6 jam yang lalu

Varietas Padi Inpari Mampu Berproduksi 11 Ton/Ha

IMCNews.ID, Jakarta - Varietas unggul padi baru yang diberi nama Inpari terbukti mampu berproduksi hingga 11 ton perhektare dengan kelebihan lain...
6 jam yang lalu

Di Bali, Jokowi Sosialisasikan PPH-Buka PKB

IMCNews.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Sabtu, mulai dari...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75855 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65887 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62870 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58676 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40918 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37427 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35868 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35501 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33948 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

23 Juni 2018 - 13:05:08 WIB

Di Bali, Jokowi Sosialisasikan PPH-Buka PKB

23 Juni 2018 - 13:02:17 WIB

Gempa 5,0 SR Landa Perairan Indramayu Jabar

23 Juni 2018 - 13:00:33 WIB

Jakarta Terpantau Mulai Kembali Ramai

23 Juni 2018 - 12:53:22 WIB

KPU Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPS

23 Juni 2018 - 12:48:13 WIB

Penyeberangan Bakauheni Lengang Pada Sabtu