13 Maret 2018, 20:34:19 WIB

Saksi Kasus Bom Thamrin Pernah Bagikan US30 Ribu

Saksi Kasus Bom Thamrin Pernah Bagikan US30 Ribu
Adi jihadi (ist).

IMCNews.ID, Jakarta - Adi Jihadi, terdakwa kasus terorisme yang pernah mengikuti pelatihan ISIS di Marawi bersaksi untuk terdakwa bom Thamrin pada awal 2016 lalu, Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/3).

Adi memiliki peran sebagai kurir penyaluran dana yang digunakan untuk membeli senjata bagi pelaku aksi bom Thamrin. Dia pernah membagikan uang puluhan ribu dolar untuk keperluan perang di Marawi dan juga bom thamrin.

Adi bercerita awalnya ia diminta oleh kakaknya, terpidana hukuman mati bom Kuningan, Iwan Darmawan alias Rois, yang kini mendekam di LP Nusakambangan, Cilacap untuk menjenguk di medio tahun 2015 lalu.

Rois dan Aman merupakan sesama terdakwa teroris yang pernah mendekam di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Setibanya di Nusakambangan, Rois lantas memerintahkan Adi untuk menemui dan mengambil uang sebesar US$30 ribu dari seseorang di daerah Serang, Banten.

Adi sendiri mengaku tak mengenal orang yang ditemuinya tersebut.

"Saya dikasih uang dari orang yang enggak kenal itu, ketemunya di Mal Serang, saya datang menggunakan mobil, dia ketuk jendela mobil, salaman dan saya dikasih kresek berisi uang, terus pergi dia," kata Adi saat bersaksi.

Setelah mendapatkan uang tersebut, Adi lantas diperintah Rois melalui aplikasi pesan Telegram untuk membagi-bagikankannya kepada Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Zainal Ansori dan anggota JAD lainnya Suryadi Mas'ud.

Meski begitu, Adi tak mengetahui maksud dan tujuan Rois memerintahkannya mengambil dan membagi-bagikan uang tersebut.

Ia mengaku hanya menuruti perintah Rois tanpa bertanya tentang penggunaan uang tersebut.

"Ada US$20 ribu saya kasih ke Zainal, dan US$3 ribu saya kasih ke Suryadi. Sisanya saya kirim ke Suryadi lagi yang sedang ada di Filipina," kata dia.

Belakangan ini, Adi baru mengetahui bahwa dana tersebut untuk membeli persenjataan yang digunakan untuk berjihad di Marawi, Filipina saat penyidik memeriksanya.

Beberapa senjata dari Filipina itu diketahui turut digunakan sebagai perlengkapan pelaku pengeboman yang dilakukan di jalan MH Thamrin pada 2016 lalu.

"Apakah kamu tahu semua dana itu dari Rois punya kaitan sama kejadian di Thamrin?" tanya jaksa Mayasari saat bertanya di persidangan.

"Saya baru tahu itu persisnya saat disidik oleh penyidik," kata Adi.

Dalam sidang ini, Aman didakwa sebagai dalang teror bom Thamrin. Selain itu, ia juga didakwa sebagai dalang aksi teror di Indonesia dalam rentang waktu sembilan tahun terakhir.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum, Aman didakwa hukuman mati atas tindakannya mendalangi sejumlah aksi terorisme.

Dalam dakwaan primer, Aman didakwa dengan pasal 14 juncto pasal 6, subsider pasal 15 juncto pasal UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Sementara dalam dakwaan sekunder, Aman didakwa dengan pasal 14 juncto pasal 7, subsider pasal 15 juncto pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
23 menit yang lalu

Diduga Tak Netral, Tim Fasha-Maulana Lapor Oknum ASN ke Panwaslu

IMCNews.ID, Kota Jambi - Dugaan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berpihak pada pasangan calon kembali terjadi. Ini terlihat adanya oknum ASN yang...
2 jam yang lalu

Megawati-Cak Imin Hadiri Kampanye Akbar Ipul/Puti

IMCNews.ID, Madiun - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menghadiri kampanye akbar pasangan...
2 jam yang lalu

Mendes: Lebih Enak di Desa Dibanding di Kota

IMCNews.ID, Jakarta- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrais (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengaku saat ini tidak banyak...
2 jam yang lalu

Praktisi: Waspadai Penyakit Setelah Lebaran

IMCNews.ID, Jakarta - Praktisi kesehatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ari Fahrial Syam mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai...
2 jam yang lalu

Anggota DPR Herman Belum Merespons Laporan Warga ke Polisi

IMCNews.ID, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery belum merespons terkait dengan laporan seorang warga bernama...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75841 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65874 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62858 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58667 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40912 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37423 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35865 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35495 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33935 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

21 Juni 2018 - 17:31:42 WIB

Mendes: Lebih Enak di Desa Dibanding di Kota

21 Juni 2018 - 17:28:34 WIB

Praktisi: Waspadai Penyakit Setelah Lebaran

21 Juni 2018 - 17:18:29 WIB

Wapres Yakin Pilkada Serentak Aman

21 Juni 2018 - 17:13:07 WIB

Presiden Belum Tentukan Waktu Bertemu KPK