05 September 2017, 13:25:22 WIB

Presiden China Minta Pemimpin Dunia Lawan Proteksionisme Ekonomi

Presiden China Minta Pemimpin Dunia Lawan Proteksionisme Ekonomi
ILUSTRASI. (istimewa)

IMCNews.ID, Xiamen, China - Presiden China Xi Jinping, dalam sebuah pertemuan puncak internasional pada Selasa, mengatakan bahwa meskipun situasi ekonomi global sudah mulai membaik, sejumlah faktor resiko juga meningkat.

Dalam forum bertajuk "Dialogue of Emerging Market and Developing Countries", Xi nampak menentang kecenderungan proteksionisme dari Amerika Serikat yang terus menarik diri dari sejumlah perjanjian internasional, termasuk di antaranya kesepakatan iklim Paris.

Xi mengatakan bahwa negara berkembang sudah menjadi mesim utama pertumbuhan ekonomi global dan negara-negara tersebut membutuhkan kerja sama yang semakin erat untuk membangun ekonomi dunia yang terbuka.

Forum tersebut merupakan bagian dari acara pertemuan puncak negara-negara anggota BRICS di kota Xiamen, China.

"Baru baru ini, ekonomi dunia sudah berbelok menuju ke arah yang lebih baik. Perdagangan dan investasi internasional terus meningkat. Namun pada saat yang sama, kita harus menyadari adanya resiko dan ketidak pastian dalam ekonomi dunia yang juga meningkat," kata Xi seperti dilansir Antara.

China selama ini menggunakan pertemuan BRICS--yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan--serta dengan negara-negara berkembang lain untuk mempromosikan pentingnya liberalisasi perdagangan dan ekonomi dunia yang terbuka.

Pertemuan puncak itu juga memberi kesempatan terakhir bagi China, yang kini menjadi tuan rumah, untuk memposisikan diri sebagai pembela globalisasi di tengah agenda "America First" dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Perundingan dagang multilateral telah mencapai banyak kemajuan dengan melewati rintangan yang sulit. Selain itu implementasi dari Perjanjian Paris juga menemui banyak tentangan," kata Xi.

"Beberapa negara kini cenderung lebih memilih kebijakan ke dalam (inward-looking), dan keinginan mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan global menurun," kata dia.

Trump sendiri saat ini memang tengah menjajaki kemungkinan perubahan isi perjanjian dagang bebas di kawasan Amerika Utara (North American Free Trade Agreement --NAFTA) yang lebih menguntungkan Amerika Serikat.

Dia bahkan mengancam akan keluar dari NAFTA. Langkah serupa pernah dia terapkan dalam perjanjian Paris di mana Amerika Serikat pada akhirnya menarik diri.

Pada Selasa, Xi mengatakan bahwa negaranya akan berkontribusi sebesar 500 juta dolar AS untuk kerja sama Selatan-Selatan untuk membantu negara berkembang lain mengatasi masa paceklik, perubahan iklim, dan memperbaiki layanan kesehatan publik.

Pertemuan di Xiamen juga dihadiri oleh pemantau dari Thailand, Mexido, Mesir, Guinea, dan Tajikistan untuk merundingkan rencana perluasan BRICS dengan memasukkan anggota baru.

Xi juga meminta negara-negara maju untuk memberikan bantuan lebih banyak sekaligus menentang kecenderungan proteksionisme. (IMC01)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
5 jam yang lalu

Mau Tahu Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019, Lihat Disni!!!

IMCNews.ID, Jakarta - Sebanyak 14 partai politik peserta pemilu 2019, telah memperoleh nomor urut peserta Pemilu 2019, melalui pengundian yang...
11 jam yang lalu

Mesum dengan Pria Lajang, Dua IRT Ini Terancam 100 Kali Cambuk

IMCNews.ID, Aceh - Dua wanita berstatus ibu rumah tangga bersama dua pemuda lajang terancam dihukum cambuk sebanyak 100 kali karena diduga telah...
12 jam yang lalu

Puluhan Kios Terbakar di Agam, Sumbar

IMCNews.ID, Lubukbasung - Sebanyak 28 unit kios di Pasar Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera...
12 jam yang lalu

13 Orang Tewas Tertimpa Helikopter di Meksiko

IMCNews.ID, Santiago Jamiltepec, Meksiko - Setidaknya 13 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas tertimpa helikopter militer Meksiko yang jatuh saat...
12 jam yang lalu

Warga yang Hilang Setelah Diserang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa

IMCNews.ID, Tebo - Sempat hilang saat diterkam buaya, pada Sabtu (17/2) akhirnya Hafsah (40) warga Desa Pulai Jelmu, Kecamatan Tebo Ulu, hari ini...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74914 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65210 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62159 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 57861 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40478 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37065 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35467 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34991 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 32447 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

18 Februari 2018 - 14:18:06 WIB

Puluhan Kios Terbakar di Agam, Sumbar

18 Februari 2018 - 14:10:01 WIB

13 Orang Tewas Tertimpa Helikopter di Meksiko

18 Februari 2018 - 12:44:36 WIB

Edi Purwanto : PDIP Akan All Out Menangkan Sani-Izi

18 Februari 2018 - 12:13:09 WIB

MUI Jambi: Politik Uang Haram