18 Januari 2018, 19:28:51 WIB

Perindo akan Gugat KPU Jika Hapus Verifikasi Faktual

Perindo akan Gugat KPU Jika Hapus Verifikasi Faktual
Ahmad Rofiq Sekjen Perindo (Ist)

IMCNews.ID, Jakarta - Partai Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mempertimbangkan untuk menggugat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) jika tahapan verifikasi faktual dihilangkan dari seleksi partai politik peserta Pemilu 2019.

"(Gugatan) akan menjadi prioritas agenda untuk dibahas," tutur Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, melalui pesan singkat, Kamis (18/1).

Sebelumnya, KPU berencana merevisi PKPU dengan menghilangkan kata "faktual". Hal itu didasarkan atas kesepakatan dalam rapat di Komisi II DPR, beberapa waktu lalu, demi menyiasati putusan MK dan tuntutan UU Pemilu.

Menurut Rofiq, seleksi calon peserta pemilu tidak cukup jika hanya dilakukan dengan verifikasi berkas atau dokumen karena harus dicek kesesuaiannya dengan kondisi sebenarnya di lapangan, yakni dengan verifikasi faktual.

"Dari mana data tersebut dianggap benar tanpa ada pembuktian?" ucapnya.

Rofiq menegaskan bahwa verifikasi faktual mesti dilakukan terhadap semua partai politik sesuai putusan Mahkamah Konstitusi bernomor 53/PUU-XV/2017.

Dalam putusan itu, MK mengabulkan uji materi terhadap Pasal 173 ayat (1) dan (3) UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang berarti verifikasi faktual harus dilakukan kepada partai politik lama dan baru.

Dia meminta KPU untuk tidak membuat tafsiran baru atas putusan MK tersebut karena akan berdampak buruk terhadap KPU sendiri.

"Setiap tindakan yang berlawanan dengan undang-undang pasti akan ada celah hukum dan rawan gugatan dari elemen masyarakat," kata Rofiq.

Bahkan, ia juga mengatakan, Pemilu 2019 berpotensi cacat hukum, karena ada undang-undang dan putusan MK yang tidak dijalankan oleh KPU dalam proses seleksi. 

"Ini pertaruhan bangsa ke depan," katanya.

Terpisah, Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan, partainya tidak berniat menggugat PKPU baru jika verifikasi faktual dihilangkan. Dia tidak keberatan apabila partai-partai lama tidak menjalani verifikasi faktual sebagaimana yang dilakukan partai baru.

Namun, Badaruddin ingin verifikasi faktual yang tengah dijalankan KPU terhadap partai-partai baru dihentikan.

"Kami yang parpol baru yang sedang menjalani verifikasi faktual perbaikan di tingkat Kabupaten/Kota harusnya dihentikan," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi II DPR mengusulkan kepada KPU agar tidak melakukan verifikasi faktual terhadap partai-partai lama yang telah mengikuti pemilu 2014 dalam melaksanakan putusan MK. Menurut mereka, verifikasi faktual tidak perlu dilakukan karena tidak dimandatkan UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilu. 

Komisi II mengusulkan KPU agar merevisi PKPU daripada meminta DPR dan pemerintah untuk merevisi UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilu dan menerbitkan Perppu untuk mengganti jadwal penetapan peserta pemilu. (IMC03)


Berita Terkait

Tag Terkait

#

Komentar

Berita Terkini

Indeks
21 menit yang lalu

16 Parpol Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

IMCNews.ID, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan 16 partai politik telah menyerahkan laporan awal dana kampanye untuk Pemilu 2019...
24 menit yang lalu

PKB: Ketua Kadin Dan Hipmi Gabung TKN Jokowi-Maruf

IMCNews.ID, Jakarta - Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding mengonfirmasi bahwa Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan...
27 menit yang lalu

Iis Dahlia Bakal Turun Tangan Kalau Anaknya Dihujat Netizen

IMCNews.ID, Jakarta - Keganasan netizen tidak hanya dirasakan oleh Iis Dahlia, namun sang anak Devano Danendra juga merasakannya, misalnya ketika...
30 menit yang lalu

Dana Kampanye Awal Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar

IMCNews.ID, Jakarta - Dana kampanye awal pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebesar...
31 menit yang lalu

Dana Kampanye Awal Jokowi-Maruf Rp11 Miliar

IMCNews.ID, Jakarta - Dana kampanye awal pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76353 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66289 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 63286 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 59092 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41175 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37666 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 36091 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35784 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 34843 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

23 September 2018 - 20:36:53 WIB

16 Parpol Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

23 September 2018 - 20:33:54 WIB

PKB: Ketua Kadin Dan Hipmi Gabung TKN Jokowi-Maruf

23 September 2018 - 20:28:37 WIB

Dana Kampanye Awal Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar

23 September 2018 - 20:27:08 WIB

Dana Kampanye Awal Jokowi-Maruf Rp11 Miliar

23 September 2018 - 20:11:10 WIB

Amien: Lima Poin Wujudkan Pemilu Damai

23 September 2018 - 15:40:55 WIB

Sandiaga Meminta Restu KH Mahfudz Asirun