20 Mei 2018, 11:20:09 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Kemenag Anulir Daftar 200 Penceramah

Pemuda Muhammadiyah Minta Kemenag Anulir Daftar 200 Penceramah
Dahnil Anzar. (ist)

IMCNews.ID, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai keputusan Kementerian Agama (Kemenag) keliru dalam menerbitkan daftar 200 penceramah yang direkomendasikan. Ia menyarankan agar Kemenag segera menganulir kebijakan tersebut.

"Saran saya ke Kementerian Agama tidak perlu ragu, tidak perlu juga malu-dengan keputusan yang saya anggap keliru itu, anulir saja keputusan itu, list itu, dan tidak perlu ditambah daftarnya karena tidak baik untuk kehidupan berbangsa dan bernegara kita dan kehidupan keumatan kita," kata Dahnil dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (20/5/2018).

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memunculkan rasa ketidakpercayaan umat kepada pemerintah.

"Saya harap Kemenag perlu ditinjau daftar list ini dan tidak perlu dibuat lagi daftar baru untuk mengakomodasi yang lain. Karena, semakin banyak nama-nama di list itu akan semakin banyak muncul prasangka dan tuduhan kepada mereka yang masuk dalam list itu dan tuduhan kepada pemerintah," ulasnya.

Menurut Dahnil, keputusan itu berpotensi menimbulkan perpecahan antarmubaligh dan juga rasa ketidakpercayaan umat terhadap mubaligh. Hal ini tidak baik untuk umat.

"Kemudian memunculkan sakwasangka, kemudian memunculkan fitnah dan macam-macam dan cenderung mengakibatkan pecah-belah di antara mubaligh itu sendiri dan di antara umat. Di sisi lain muncul kecurigaan dari umat, para mubaligh, kepada negara dan itu tidak elok dan tidak baik untuk kehidupan berbangsa dan negara," paparnya.

Dahnil memahami keputusan tersebut dibuat karena kekhawatiran pemerintah terkait adanya isu ulama atau mubaligh yang kurang Pancasilais. Kalaupun ada kekhawatiran itu, menurutnya pemerintah tidak perlu mengeluarkan daftar penceramah yang direkomendasikan.

"Kalau pun seperti itu, ada baiknya diundang mubaligh-mubaligh itu dialog, jangan monolog dengan membuat hal-hal seperti ini melalui list tersebut," katanya.

Membuka pintu dialog dengan para ulama yang dinilai kurang memiliki nasionalisme, merupakan salah satunya jalan untuk memecahkan masalah. Melalui dialog, para ulama bisa diajak untuk saling mengintegrasikan ilmu keislamanannya dengan kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

"Dialog akan buka pintu mutual understanding. Kita bersepakat kehidupan kebangsaan Indonesia dirawat melalui lisan-lisan para mubaligh yang terus mengintegrasikan nilai Pancasila atau nilai ke-Indonesia-an dengan nilai keislaman, integrasi itu menghasilkan produk sebagai Pancasila dan tentu itu nilai dasar kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara," terangnya.

Menurutnya, banyak ulama yang tergabung dalam organisasi Islam yang memiliki komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Namun, jika pemerintah tetap pada kekhawatiran itu, penerbitan daftar penceramah yang direkomendasikan dinilainya bukan solusi yang baik.

"Kalau ada kekhawatiran dari pemerintah silakan diajak dialog berbagai pibak tersebut, jangan mmebuat kebijakan kontraproduktif yang justru berdampak terhadap perpecahan umat itu sendiri dan muncul fitnah sehingga tidak baik untuk kehidupan bernegara kita," tuturnya.

Dahnil sendiri masuk dalam daftar tersebut. Ia pun meminta Kemenag untuk mencabut namanya dari daftar 200 penceramah yang tidak direkomendasikan.

"Kalau Kemenag bersikukuh harus tetap ada daftar itu, saya harap nama saya dianulir karena saya menolak dengan banyak hal, karena saya tidak layak sama sekali," katanya. (IMC03)

Sumber: detik.com


Berita Terkait

Tag Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
3 jam yang lalu

Ketua Golkar Jambi Sebut Fasha Paling Banyak Terima Penghargaan

IMCNews.ID, Jambi - Sampaikan orasi pada kampanye akbar calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi nomor urut 2 Syarif Fasha dan Maulana, Plt Ketua DPD...
3 jam yang lalu

Ustadz Cholis Ajak Pilih Fasha-Maulana, Ini Alasannya

IMCNews.ID, Kota Jambi - Ustaz kondang asal Sebrang Cholis mengajak untuk memilih Fasha-Maulana dalam kampanye akbar pada Sabtu (23/6/2018) di GOR...
4 jam yang lalu

Puluhan Ribu Massa Padati Kampanye Akbar Fasha-Maulana

IMCNews.ID, Kota Jambi - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Fasha Maulana, siang ini Sabtu (23/6/2018) menggelar Kampanye Akbar di...
5 jam yang lalu

Varietas Padi Inpari Mampu Berproduksi 11 Ton/Ha

IMCNews.ID, Jakarta - Varietas unggul padi baru yang diberi nama Inpari terbukti mampu berproduksi hingga 11 ton perhektare dengan kelebihan lain...
5 jam yang lalu

Di Bali, Jokowi Sosialisasikan PPH-Buka PKB

IMCNews.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Sabtu, mulai dari...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75855 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65887 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62870 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58676 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40918 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37427 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35868 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35501 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33948 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

23 Juni 2018 - 13:05:08 WIB

Di Bali, Jokowi Sosialisasikan PPH-Buka PKB

23 Juni 2018 - 13:02:17 WIB

Gempa 5,0 SR Landa Perairan Indramayu Jabar

23 Juni 2018 - 13:00:33 WIB

Jakarta Terpantau Mulai Kembali Ramai

23 Juni 2018 - 12:53:22 WIB

KPU Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPS

23 Juni 2018 - 12:48:13 WIB

Penyeberangan Bakauheni Lengang Pada Sabtu