13 September 2017, 15:07:33 WIB

Pemimpin Myanmar Suu Kyi Tolak Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Pemimpin Myanmar Suu Kyi Tolak Hadiri Sidang Umum PBB di New York
Aung San Suu Kyi. (istimewa)

IMCNews.ID, Yangon - Pemimpin nasional Myanmar, Aung San Suu Kyi tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB di New York. Hal itu disampaikan juru bicara Suu Kyi di tengah tekanan internasional untuk menyelesaikan kekerasan etnis Rohingya.

Kekerasan etnis itu telah memaksa 370.000 warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

Krisis yang disebabkan oleh penggunaan kekerasan berlebihan oleh pasukan keamanan pemerintah untuk memburu gerilyawan radikal Rohingya itu adalah tantangan terbesar yang dihadapi Suu Kri sejak menjadi pemimpin Myanmar pada tahun lalu.

Banyak pihak yang akhirnya mendesak agar hadiah Nobel Perdamaian untuk Suu Kyi dicabut karena membiarkan pelanggaran hak asasi manusia terhadap minoritas di negara yang dipimpinnya.

Dalam pidato pertama di hadapan Sidang Umum PBB sebagai pemimpin bangsa pada September tahun lalu, Suu Kyi sempat menyebut upaya pemerintahannya untuk mengatasi diskriminasi terhadap kelompok minoritas Muslim di Myanmar.

Pada tahun ini, juru bicara partainya mengatakan bahwa Suu Kyi tidak akan menghadiri acara tersebut dan mengaku tidak tahu apa alasannya.

"Dia tidak pernah takut menghadapi kritik dan masalah. Mungkin dia punya masalah yang lebih mendesak untuk diselesaikan di sini," kata Aung Shin, juru bicara partai kepada Reuters seperti dilansir Antara.

Tekanan internasional terus membesar terhadap Myanmar untuk menyelesaikan konflik di negara bagian Rakhine yang dimulai pada 25 Agustus lalu saat sekelompok radikal Rahingya menyerang 30 pos kepolisian dan sebuah pangkalan militer.

Serangan itu kemudian dibalas oleh operasi militer, yang oleh para pengungsi disebut bertujuan untuk mengusir Rohingya dari Myanmar.

Kabar dari para pengungsi dan pemantau hak asasi manusia menunjukkan serangan yang luas terhadap desa-desa di wilayah utara Rakhine oleh pasukan keamanan dan kelompok ekstrimis Buddha. Mereka dikabarkan membakar desa-desa Rohingya.

Namun Myanmar membantah berita itu, mereka justru menuding para gerilyawan Rohingya sebagai pelaku. Pemerintah juga mengatakan bahwa 30.000 penduduk Buddha juga menjadi korban pengungsian.

Pemerintah Amerika Serikat mendesak Myanmar untuk melindungi warga sipil. Sementara Bangladesh meminta Myanmar untuk memulangkan para pengungsi.

Namun China, yang merupakan pesaing Amerika Serikat untuk mendapatkan pengaruh di kawasan Asia Tenggara, mengatakan pada Selasa bahwa mereka mendukung upaya Myanmar untuk melindungi "pembangunan dan stabilitas." Dewan Keamanan PBB akan bertemu di ruang tertutup pada Rabu ini untuk membahas situasi krisis Rohingya. (IMC01)


Berita Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
8 jam yang lalu

Dikalahkan Wasit Saat Lawan Swiss, Serbia Banding ke FIFA

IMCNews.ID, Kaliningrad - Persatuan Sepak Bola Serbia mengajukan banding ke badan sepak bola dunia (FIFA) terkait kepemimpinan wasit Felix Brych...
8 jam yang lalu

IPW Minta Polri Independen Pada Pilkada 2018

IMCNews.ID, Jakarta- Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk independen pada Pilkada 2018 karena...
8 jam yang lalu

Tiga Insinyur Turki Terculik Dibebaskan Di Libya

IMCNews.ID, Tripoli - Tiga insinyur Turki, yang diculik pada tahun lalu di kota Ubari, Libya selatan, dibebaskan, kata pemerintah Libya dukungan...
8 jam yang lalu

22.702 Pemudik Tiba di Stasiun Pasar Senen

IMCNews.ID, Jakarta - Memasuki hari kedelapan pasca Lebaran (H+8) 2018, jumlah pemudik yang tiba di Stasiun Pasar Senen mencapai 22.702 orang. ...
8 jam yang lalu

Turki Pilih Presiden, Anggota Parlemen Dalam Pemilu Penting Bagi Erdogan

IMCNews.ID, Istanbul - Warga Turki pada Minggu mendatangi bilik pemungutan suara untuk memilih presiden dan anggota parlemen dalam pesta demokrasi,...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75865 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65895 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62875 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58689 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40923 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37429 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35872 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35503 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33958 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

24 Juni 2018 - 18:41:24 WIB

IPW Minta Polri Independen Pada Pilkada 2018

24 Juni 2018 - 18:36:11 WIB

22.702 Pemudik Tiba di Stasiun Pasar Senen

24 Juni 2018 - 18:28:20 WIB

18.273 Pemudik Tiba di Stasiun Gambir

24 Juni 2018 - 18:24:51 WIB

Wapres: Semangat Adalah Modal Utama Saudagar